Penutupan Bandara Ngurah Rai Belum Berimbas ke Pengguna Jasa Penyeberangan Gilimanuk

    0
    28
    Warga Selat Karangasem berduyun-duyun mulai mengungsi setelah Gunung Agung kembali mengalami hujan abu, Sabtu (26/11/2017)

    Ngurah Rai – (suaracargo.com)

    Ditutupnya operasional Bandara Internasional Ngurah Rai pasca Gunung Agung “memuntahkan” debu vulkanik tampak belum berimbas pada arus lonjakan pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Jembrana, Bali.

    Berdasarkan Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Bali pada hari Senin (27/11/2017) pagi ini, arus penyeberangan di Selat Bali masih berjalan normal atau tanpa mengalami lonjakan dari hari-hari biasanya.

    Manager Usaha PT. Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) cabang Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Heru Wahyono mengatakan bahwa kondisi pengguna jasa penyeberangan pasca ditutupnya Bandara Internasional Ngurah Rai, Minggu (26/11) kemarin masih berlangsung normal.

    “Secara data dan visual memang belum ada lonjakan arus pengguna jasa, baik penumpang, roda dua maupun roda empat di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk pasca ditutupnya penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai,” katanya.

    “Masih berjalan normal. Jumlah wisatawan asing juga terpantau normal, masih baik yang keluar Bali maupun yang masuk ke Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk,” tandas Heru ketika dikonfirmasi Senin pagi ini.

    Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY