Pergeseran Jembatan Cisomang Berdampak Tambahan Perjalanan KA Barang

0
521
Ilustrasi Rangkaian Kereta Barang - tribunnews.com

Bandung – (suaracargo.com)

Bergesernya jembatan Cisomang beberapa waktu lalu memberikan dampak positif bagi Daerah Operasi (Daop) 2 PT Kereta Api Indonesia (KAI). Manajer Humas Daop 2 Bandung M Ilud Siregar mengatakan, perjalanan KA barang kini bertambah. Sebelumnya, KA barang ini berangkat dua hari sekali.

“Setelah bergesernya jembatan Cisomang itu, perjalanan KA barang sekarang berangkat satu kali dalam setiap hari,” kata Ilud saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/1/2017).

Menurut Ilud, tidak tertutup kemungkinan perjalanan KA barang ini akan bertambah lagi. Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya siap melayani permintaan masyarakat untuk tambahan perjalanan pengiriman barang ini. Setiap hari, KA barang ini berangkat dari Terminal Peti Kemas Gedebage menuju Tanjung Priok. Satu perjalanan KA barang ini memuat 15 gerbong dengan kapasitas 30 teus/kontainer. Per hari pihaknya bisa menjalankan 3 KA yang kapasitasnya mencapai 90 teus. Jadwalnya, dari Gedebage kereta itu berangkat pada pukul 19.25 WIB. Rangkaian kereta itu tiba di Tanjung Priok pukul 00.37 WIB.

“KA barang itu pulang ke Bandung dari Jakarta pukul 05.00-14.22 WIB,” tambahnya, seperti dilansir¬†inilahkoran.com.

Terkait perusahaan rekanan, Ilud mengaku bahwa pihaknya bekerja sama dengan tiga perusahaan. Selain dengan PT Kereta Api Logistik (Kalog) yang notabene merupakan salah satu anak perusahaan dari PT KAI, untuk distribusi logistik ini pun dijalankan PT Mitra Adira Utama dan PT Multi Terminal Indonesia.

Dia mengaku, peralihan moda transportasi barang dari yang biasanya menggunakan truk menjadi kereta ini membuat transportasi barang relatif lebih efektif dan efisien waktu dan biaya. Selain itu, pengiriman barang menggunakan moda transportasi kereta ini mampu mengurangi kemacetan di yang sering terjadi di jalan raya.

Sementara itu, peralihan moda transportasi pengiriman barang ini pun didorong Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar. Kepala Dishub Jabar Dedi Taufik mendorong pelaku ekspor dan impor barang untuk menggunakan kereta barang Tanjung Priok-Gedebage Bandung untuk mengurangi tingkat kepadatan kendaraan.

Dia menyebutkan, pihaknya telah meminta kepada para pengusaha logistik untuk memanfaatkan kereta barang Bandung-Tanjung Priok mengingat diberlakukannya rekayasa lalu lintas pada jalur tol Cipularang pasca bergesernya pilar jembatan Cisomang.

Dedi menjelaskan, cara ini dinilai pemerintah mampu mengurangi beban kendaraan di jalan Tol sejak permasalahan Cisomang. Selain itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar pun kini melakukan solusi jangka panjang dengan meminta pengangkutan logistik menggunakan kereta logistik Gedebage ke Tanjung Priok.

Seperti diketahui, perjalanan darat melalui jembatan Cisomang ruas jalan tol Cipularang terganggu akibat pergeseran. Akibat bergesernya jembatan Cisomang ini berdampak pada roda perekonomian dunia usaha dan industri. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar mengatakan hal itu mempengaruhi proses distribusi barang.

Ketua Apindo Jabar Dedy Widjaja mengatakan, kerugian yang diderita pelaku usaha tergolong nonmateri. Pasalnya, waktu pengiriman kini terbilang lebih lama dari kondisi normal.

“Sebenarnya, pelaku usaha pun harus mengeluarkan ongkos kirim yang lebih tinggi. Solar yang tadinya cukup untuk tiga jam sekarang bertambah menjadi solar untuk lama perjalanan sekitar enam jam,” kata Dedy kepada INILAH.

Menurutnya, penambahan ongkos bahan bakar itu relatif tidak signifikan bagi dunia usaha. Namun, kerugian yang ditimbulkan itu terbilang bukan loss opportunity. Namun, Dedy menegaskan para pengusaha tidak mendapatkan income tambahan. Justru, pendapatan yang diraup akibat molornya proses distibusi ini mengurangi income tambahan tersebut.

Selain kerugian waktu, pengusaha pun bisa jadi kehilangan kepercayaan dari klien. Padahal, faktor kepercayaan dalam dunia bisnis ini nilainya relatif tinggi untuk mendapatkan kembali permintaan dari konsumen.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here