Pipa Migas Pertamina di Patimban akan Dilindungi Material Keras

0
226
Pantai Patimban, Subang (koran.bisnis.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengamakan pipa-pipa minyak dan gas (migas) milik PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) yang berada di wilayah pembangunan pelabuhan Patimban, Subang.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Antonius Tonny Budiono menjelaskan, nantinya pipa migas PHE ONWJ akan dilindungi material keras agar tidak tergaruk oleh jangkar kapal yang melabuh di pelabuhan Patimban. Namun, dia tidak memberitahukan lebih lanjut mengenai material keras seperti apa yang akan melindungi pipa-pipa migas tersebut.

banner-csm-atas

“Pipa nanti ditutup, supaya kalau ada jangkar dia aman nggak kegaruk. Contohnya, di Jawa-Bali kan banyak kabel yang kegaruk putus, mungkin dulu digelar begitu saja. Sekarang harusnya ditimbun,” ujarnya saat ditemui, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (25/7/2016).

Tonny menuturkan, pihaknya masih menghitung berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk mengamankan pipa-pipa migas dari PHE ONWJ itu. Menurut dia, perlu survey dan perhitungan akurat untuk menentukan biaya pengamanan pipa-pipa migas tersebut.

Tonny juga mengatakan, PHE ONWJ bersama pemerintah harus bekerja sama untuk melindungi pipa-pipa migas yang ada di pelabuhan Patimban.

“Jadi intinya ini kan kebersamaan, tidak ada ego sektoral, yang penting kan pipa itu selamat, pelayaran jalan,” ucapnya, seperti dilansir kompas.com.

Sebelumnya, PHE ONWJ menyatakan bahwa rencana pembangunan pelabuhan Patimban di Subang akan menggangu kegiatan produksi migas. Menurut PHE ONWJ, masih terdapat pipa-pipa migas di sekitar wilayah pelabuhan Patimban.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY