Polda Kalbar Sita 18,5 Kilogram Ganja dari Paket Kiriman

    0
    497
    Sejumlah barang bukti saat ditampilkan pada Press Release kronologis pengungkapan 19 paket narkotika jenis ganja seberat 18,5 Kg, di Mapolda Kalbar, jalan Jend A Yani, Pontianak, Senin (31/10/2016) pagi. (Tribun Pontianak / Anesh Visuda)

    Pontianak – (suaracargo.com)

    Jajaran anggota Direktorat Reskrim Narkoba Polda Kalbar menyita 18,5 kilo ganja dari Jakarta yang dikirim melalui jasa pengiriman barang ke Pontianak, Jumat (28/10/2016).

    Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Musyafak menceritakan, pada hari Jumat (28/10/2016) sekitar pukul 12.30 WIB warga Sungai Jawi, SH menerima kiriman paket barang dari Jakarta dengan menggunakan jasa pengiriman berupa karung putih bertuliskan pro vite.

    SH lantas memberitahu suaminya AH bahwa dirinya telah menerima paket barang. Merasa tak memesan barang, pasangan suami istri tersebut melapor pada ketua RT setempat. Mendapat laporan dari warganya, ketua RT kemudian melapor pada anggota polisi yang merupakan tetangganya.

    “Anggota polisi tersebut melapor ke SPKT Polda Kalbar dan ditindaklajuti ke anggota Subdit II Dit Res Narkoba,” kata Kapolda, Senin (31/10/2016) saat konferensi pers di Polda Kalbar.

    Personel Dit Res Narkoba Polda Kalbar kemudian mendatangi alamat yang dimaksud dan mengecek paket kiriman. Petugas kemudian melakukan pembagian tugas kepada para anggota yang berjaga, baik yang bertugas di dalam maupun di luar rumah.

    Sekitar pukul 15.50, datang empat orang laki-laki menggunakan dua unit sepeda motor. Salah satu di antara laki-laki yang datang itu bernama Endang dan mengaku sebagai pemilik asli dari paket barang tersebut.

    “Usai menerima paket Endang langsung ditangkap petugas. Turut diamankan juga teman-temannya,” terang Kapolda.
    Dihadapan pemilik rumah dan pegawai jasa pengiriman, pelaku membuka isi paket dan ditemukan 19 bungkus yang berisi daun kering, batang serta biji diduga narkotika jenis ganja.

    Pelaku kemudian dibawa oleh petugas ke kantor untuk penyidikan lebih lanjut. Barang bukti yang turut disita di antaranya satu buah karung plastik putih bertuliskan pro vite, 19 bungkus berisi ganja, empat helai pakaian bekas, satu kotak kardus cokelat, satu lembar nota, satu buah HP, satu unit sepeda motor, dan dua resi penerimaan barang.

    Atas perbuatannya pelaku melanggar pasal 111 ayat 2 atau pasal 114 ayat 2 atau pasal 132 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal seumur hidup.

    Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
    Editor: M. Nahar
    Sumber: Tribun Pontianak

    Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here