Polda Metro Selidiki Dugaan Kartelisasi di Pelabuhan Tanjung Priok

0
172
ilustrasi pelabuhan (Foto: Grandyos Zafna/detik.com)
ilustrasi pelabuhan (Foto: Grandyos Zafna/detik.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Setelah membongkar dugaan suap dalam waktu bongkar-muat (dwelling time), Polda Metro Jaya kini tengah menyelidiki kasus serupa di Pelabuhan Tanjung Priok. Kasus ini berkaitan erat dengan dugaan adanya kartelisasi dalam ekspor-impor di pelabuhan terbesar di Indonesia itu.

“Ini masih berkaitan dengan proses ekspor-impor, adanya pelanggaran pidana kartelisasi,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti, Selasa (11/8/2015).

Krishna mengatakan, pelanggaran pidana ini sangat berdampak terhadap ketahanan ekonomi nasional. Bahkan, dengan adanya praktik kartel ini, dapat mengganggu stabilitas harga di pasaran.

“Akibatnya, barang tidak bisa kompetitif, harganya tinggi, sementara produsen impor, impor disparitas jauh sehingga petani makin tidak kompetitif,” katanya, seperti dilansir detik.com.

Saat ditanya lebih lanjut, Krishna belum mau menjelaskan secara detil duduk perkaranya. Namun saat ini, Satgas Khusus telah dibentuk untuk menyelediki perkara ini.

“Kita masih melakukan penyelidikan, nanti saya sampaikan,” imbuhnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY