Polisi Berharap Tidak Ada Demo Besar dan Penutupan Pelabuhan Saat May Day

0
375

Jakarta – (suaracargo.com)

Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono berharap pada perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) mendatang tidak ada aksi demo besar-besaran di wilayah Jakut. Sebab, kegiatan seperti itu akan mempengaruhi kondisi perekonomian nasional.

“Jangan kita kalau disebut May Day akan ada demo besar-besaran, turun ke jalan besar-besaran. Inilah yang nanti malah jadi kontraproduktif,” kata Dwiyono saat ditemui di kantor Wali Kota Jakut, Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakut, Rabu (26/4/2017).

Dia juga mengatakan bahwa di daerah Jakut ada objek vital nasional, seperti Pelabuhan Tanjung Priok. Sebagai pelabuhan berkelas internasional, situasi yang tidak kondusif di sana akan membuat investor menjaditakut .

“Jakarta Utara ini pusat perekonomian di Jakarta dan Indonesia. Bagaimana sudah banyak kapal besar yang masuk ke Jakarta Utara. Ini bagaimana agar investor tetap percaya, karena situasi kondusif,” ujarnya.

“Tapi kalau sudah tidak kondusif, percayalah, investor tidak akan datang. Kapal besar tidak bisa bongkar-muat,” sambung Dwiyono, seperti dilansir detik.com.

Dia mengatakan pihak kepolisian bersama TNI siap memastikan keamanan dan ketertiban saat Hari Buruh di Jakut. Dia mengimbau buruh tidak sampai menutup pelabuhan. Hal ini dia sampaikan saat dialog Muspida dengan serikat pekerja se-Jakut.

“Sekali lagi, kegiatan ini juga sebagai antisipasi yang kita lakukan. Menyamakan persepsi, mengantisipasi jangan sampai ada kegiatan-kegiatan dari rekan serikat pekerja yang dilakukan seperti sampai menutup pelabuhan,” ujar dia.

Hal serupa dikatakan oleh Dandim 0502 Jakut Letkol Soleh. Dia berharap buruh ikut menjaga ketertiban dan membuat kegiatan positif agar May Day tidak menjadi horor bagi masyarakat.

“Jakut ini rumah kami, ini rumah kita. Apabila mereka membuat ketidaktertiban di rumah sendiri, kan akan nama buruh sendiri yang akan dirasani (dipergunjingkan) oleh masyarakat. Maka kami mengimbau mereka untuk buat kegiatan positif bagi masyarakat dan tidak menjadi horor. Karena selama ini orang mendengar kalau May Day ini kesannya mencekam sekali. Maka kita mengimbau buruh memperbaiki image ini,” ucap Soleh di lokasi yang sama.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here