Polisi Gagalkan Pengiriman Labi-Labi Tanpa Dokumen Resmi

0
232
Labi Labi Moncong Babi (id.wikipedia.org)
Labi Labi Moncong Babi (id.wikipedia.org)

Bakauheni, Lampung – (suaracargo.com) –

Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan menggagalkan pengiriman puluhan ekor labi-labi moncong babi (Carettochelys insculpta) di areal pemeriksaan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Labi-labi tersebut tidak dilengkapi dokumen resmi.

Kepala KSKP Bakauheni AKP Feria Kurniawan, di Bakauheni, Kamis, mengatakan labi-labi tersebut diamankan dari dalam kendaraan truk No. Pol BH 8888 GU asal Provinsi Jambi. Pengamanan itu dilakukan saat petugas kepolisian melakukan pemeriksaan rutin di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 11.30 WIB, Rabu (25/3).

“Benar, petugas kami mengagalkan pengiriman 41 ekor labi-labi karena tidak dilengkapi dokumen resmi,” kata dia, sebagaimana dilansir dari antaranews.com.

Ia mengemukakan, meskipun jenis satwa tersebut tidak masuk dalam kategori hewan dilindungi, tapi pengiriman satwa tersebut tetap harus dilengkapi dengan dokumen resmi, seperti surat pengepul dari Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) daerah asal pengiriman. “Karena tidak bisa menunjukkan dokumen pengiriman barang, sehingga kami lakukan penyitaan,” kata dia lagi.

Feria mengatakan, barang bukti penyitaan tersebut saat ini sudah diserahkan ke kantor Balai Karantina Pertanian Wilayah Kerja Bakauheni. “Barang sitaannya tadi sudah kami serahkan ke kantor Balai Karantina, sesuai tupoksi saja,” kata dia lagi.

Menurut Syarianto sopir truk yang ikut diamankan petugas mengatakan, labi-labi dikirim oleh Aping warga Jambi dan rencananya akan diterima oleh Aken di Jakarta.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY