Polres Bekasi Ringkus 7 Pembajak Truk Kontainer

0
508
ilustrasi truk ditilang (goriau.com)
ilustrasi truk ditilang (goriau.com)

Bekasi – (suaracargo.com)

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bekasi berhasil meringkus tujuh pelaku pencurian dengan kekerasan (curas). Modus kejahatan mereka adalah dengan pembajakan terhadap truk kontainer berbagai jenis yang melintas di sepanjang Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Surabaya-Gresik. Kelompok perampok yang diringkus ini berinisial BD (50), AD (53), AG (42), HR (44), serta tiga pelaku yang ditembak kakinya oleh petugas yakni IS (46), SR (47) dan MA (43).

“Mereka sudah beraksi sejak 2007 hingga saat ini. Telah melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap puluhan truk bermuatan sarden, minyak goreng, aqua, beras dan produk pabrik lainnya,” ujar Kapolresta Bekasi, Komisaris Besar Polisi Isnaeni Ujiarto, Selasa (23/12), sebagaimana dilansir beritasatu.com.

Dia lalu melanjutkan, para pelaku biasa menggunakan truk Fuso dan mobil Avanza untuk mencari sasaran truk bermuatan barang barang hasil produksi pabrik yang sedang beristirahat di jalan tol.

“Setelah diketahui mobil truk kontainer atau wing box sasarannya sedang berhenti di tempat peristirahatan, kemudian mobil truk Fuso dan Avanza pelaku berhenti di belakang mobil sasaran, pura-pura melakukan perbaikan,” kata Kapolres yang saat itu didampingi Kasat Reskrim Polresta Bekasi, AKP Wirdhanto Hadicaksono.

Para pelaku memulai aksinya dengan masuk ke tempat duduk sopir mobil sasaran. “Mereka menodongkan senjata air softgun dan senjata tajam sehingga sopir dan kernet menjadi tidak berdaya,” katanya.

Para korban kemudian diborgol dan tutup matanya dengan menggunakan lakban. Para penjatah itu lalu meninggalkan korban di jalan tol. Pada saat yang bersamaan, truk hasil curian dibawa pelaku dan dibongkar muatannya di tempat yang tidak terdeteksi. “Kita mencatat, ada 15 kasus pencurian truk yang para korbannya di lakban dan diborgol di jalan tol,” katanya.

Para pelaku dijerat Pasal 365 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Dari tangan pelaku, kepolisian menyita barang bukti berupa tiga buah pistol air softgun, sembilan belas handphone, senjata tajam jenis clurit, pisau dan kujang, uang tunai Rp 2,25 juta, tiga STNK, satu buah kalung emas, satu unit Cinemax LED Polytron dan speaker, borgol, tiga unit sepeda motor milik pelaku, buku tabungan Bank Mandiri dan BNI, dan buku KIR. Disita juga satu kendaraan truk Fuso yang digunakan untuk operasional pelaku dan tiga kendaraan roda empat milik tersangka yang dibeli dari hasil kejahatan.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY