Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Gempa Aceh Siapkan Empat Gudang Tampung Bantuan Logistik

0
542
Garry Andrew Lotulung / kompas.com)
Situasi rumah yang runtuh akibat gempa di Desa Kuta Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Aceh, Jumat (9/12/2016). Desa Kuta Pangwa adalah titik desa terparah dan menyebabkan puluhan rumah warga hancur dan memakan 15 orang dari 9 kepala keluarga. (

Jakarta – (suaracargo.com)

Bantuan kemanusiaan dari berbagai pihak terus diterima Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Gempa Aceh. Posko telah mempersiapkan empat gudang logistik yang berlokasi di ruko dan gudang Bulog di Pidie Jaya, Aceh.

“Hingga hari kelima pasca-gempa, pos logistik menerima bantuan kemanusiaan dari beragam jenis. Mulai dari makanan, air kemasan, tikar, selimut, pakaian, kelambu, dan sebagainya,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, melalui siaran pers, Minggu (11/12/2016).

Menurut Sutopo, bantuan logistik berasal dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, kelompok masyarakat maupun individu. Distribusi logistik tersebut dilakukan dengan instruksi pos logistik di Posko Utama yang saat ini berlokasi di Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU).

Barang bantuan akan didistribusikan langsung kepada keluarga terdampak di wilayah gampong (desa) yang membutuhkan, berdasarkan laporan yang masuk. Asisten II Kabupaten Pidie Jaya, Jailani mengatakan, distribusi bantuan logistik dan penerimaan bantuan harus sepengetahuan camat setempat.

“Semua penerimaan bantuan dari donatur tercatat dan diumumkan melalui website BPBA, sedangkan distribusi bantuan bisa melalui posko utama atau donatur langsung mendistribusikan kepada warga terdampak, tetapi terlebih dulu melaporkan bantuan ke posko,” kata Jailani, seperti dilansir kompas.com.

Selain menerima bantuan berupa barang, posko utama juga menerima bantuan berupa uang. Berdasarkan data posko, hingga Minggu (10/12/2016) malam, bantuan dana yang sudah masuk bagi para korban sejumlah Rp 886 juta.

Sementara itu, BNPB telah mengirimkan bantuan logistik pada hari ketiga pascagempa. Jenis bantuan logistik yang telah diberikan kepada posko berupa genset besar dan kecil, velbed, makanan siap saji, lauk pauk, makanan tambahan gizi, peralatan dapur, selimut, tikar, tenda gulung, kantong mayat, dan peralatan CBT. Total nilai bantuan logistik dari BNPB senilai Rp 3,5 milyar.

Selain itu, dalam tanggap darurat ini, posko menerima bantuan dari ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance (AHA Centre), berupa peralatan dapur, tenda keluarga, hygiene kit, family kit, dan shelter repair kit.

“Pemberian bantuan ini merupakan perwujudan dari semangat ‘One ASEAN One Response’, terhadap negara yang terdampak bencana di kawasan ASEAN,” kata Sutopo.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here