Presdir JNE Terpilih Menjadi Ketua Umum Asperindo

0
519
Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi (Foto: Istimewa / KRJogja.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi terpilih menjadi Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) masa bhakti 2016 – 2020. Feriadi, panggilan akrabnya, terpilih setelah berhasil mendapatkan dukungan dari mayoritas anggota dengan perolehan sebanyak 195 suara dari 245 perwakilan ASPERINDO di seluruh Indonesia yang memiliki hak suara.

Berpengalaman di organisasi ini selama 15 tahun sejak 2001 dengan menduduki berbagai posisi penting di Dewan Pengurus Pusat (DPP) ASPERINDO, Feriadi, menetapkan para anggota Dewan Pengurus Pusat Inti ASPERINDO masa bhakti 2016 – 2020 yaitu Budi Paryanto perwakilan dari Dinamika Lintas Buana sebagai Wakil Ketua Umum dan Amir Syarifuddin perwakilan dari Trans Anugerah Logistik sebagai Sekretaris Jenderal serta Benny Pribadi perwakilan dari Sinarmas Pelangi sebagai Bendahara.

Di 100 hari pertama kepemimpinannya, Feriadi menyampaikan bahwa dirinya akan melakukan program-program peningkatan di bidang teknologi informasi dan komunikasi (IT) seperti penyediaan platform untuk berbagi pengalaman dan mempromosikan “best practice” antar anggota di seluruh wilayah nusantara. Pertukaran informasi dan komunikasi yang efektif membuat permasalahan yang terjadi di seluruh wilayah dapat dengan cepat dimusyawarahkan serta langkah-langkah sebagai solusi pun dapat segera dijalankan.

“ASPERINDO harus menjadi wadah bersinergi seluruh anggotanya yang berjumlah 277 perusahaan jasa pengiriman ekspres, pos dan logistik di seluruh Indonesia dengan jumlah gerai lebih dari 20.000. Dengan sinergi yang maksimal, segenap potensi dapat ditingkatkan dan untuk itu diperlukan langkah dalam pengembangan bidang teknologi informasi serta komunikasi agar koordinasi antar anggota dapat berjalan efektif,” tutur Feriadi dalam keterangan tertulisnya yang dilansir KRjogja.com pada hari Minggu (10/4).

Dengan kondisi geografis Indonesia, industri pengiriman ekspres, pos serta logistik memiliki potensi pertumbuhan hingga 15,2 persen sampai dengan tahun 2019 dan hal tersebut seiring dengan perkembangan industri e-commerce di dalam negeri yang mencapai 40 persen atau menyumbang 25 persen dari seluruh pertumbuhan industri logistik nasional.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here