Presiden Asosiasi Logistik Indonesia Minta Presiden RI Cermati 3 Masalah Logistik

0
307
ilustrasi pelabuhan (republika.co.id)

Jakarta – (suaracargo.com)

Presiden Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Masita menyatakan proyek Tol Trans Sumatera menunjukkan ketidakkonsistenan Jokowi dalam menangani masalah logistik serta tidak belajar dari kesalahan masa lalu. Pasalnya, laut merupakan solusi logistik yang tepat untuk Indonesia dalam upaya menurunkan biaya logistik.

Menurutnya, ada tiga hal yang seharusnya dilakukan Presiden Jokowi untuk dapat mengatasi permasalahan dalam logistik. Pertama, Presiden Jokowi seharusnya memprioritaskan pembangunan jalan tol yang menghubungkan pantai Barat dan Timur Sumatera yang akan lebih berdampak langsung pada biaya logistik yang tidak besar dibandingkan Tol Trans Sumatera.

“Kedua, memperbaiki fasilitas dan pengelolaan pelabuhan-pelabuhan di Sumatera sehingga bisa efisien dan menambah kapasitas, termasuk juga akses keluar masuk pelabuhan,” ujar Zaldy seperti dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Kamis (3/3/2016).

Lalu yang ketiga, menurut Zaldy adalah membangun Trans Kereta Api Sumatera. Dia mengakui bila Tol Trans Sumatera mungkin bisa menurunkan biaya logistik namun hal itu tidak akan berkelanjutan (sustain).

“Bayangkan berapa subsidi BBM solar yang harus dikeluarkan kalau harga minyak dunia kembali naik menjadi USD100 per barel. Sangat aneh Indonesia yang negara kepulauan mempunyai infrastruktur jalan tol yang banyak,” ujarnya.

Lanjutnya, Ia pun berharap Presiden Jokowi dapat segera menangani masalah ini. “Mudah-mudahan Presiden Jokowi segera sadar dan tidak membuat kesalahan yang akan disesali oleh anak cucu kita,” tutupnya, seperti dilansir Okezone Ekonomi.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here