Presiden: Dari 17 Ribu Pulau di Indonesia, Baru Sebagian Kecil Yang Memiliki Pelabuhan

0
225
Shutterstock

Patani Utara – (suaracargo.com)

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia memiliki 17.000 pulau. Dari jumlah pulau yang besar itu, kata Jokowi, baru sebagian kecil diantara pulau-pulau tersebut yang punya fasilitas pelabuhan. Kepala Negara menegaskan bahwa ke depan seluruh pulau di Indonesia memerlukan pelabuhan.

“Oleh sebab itu prioritas kami berikan, misalnya di sini, di Tapaleo ini jadi prioritas dan sudah tiga tahun dikerjakan. Alhamdulillah selesai,” kata Presiden saat meresmikan Pelabuhan Laut Tapaleo, Pelabuhan Laut Wayabuka dan Pelabuhan Bicoli di Desa Tepeleo, Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Senin (8/5/2017), seperti dikutip Antara.

Pelabuhan Laut Wayabuka berada di Pulau Morotai dan Pelabuhan Laut Bicoli berada di Kabupaten Halmahera Timur. Jokowi mengharapkan dengan tuntasnya pembangunan Pelabuhan laut tersebut membuat frekuensi kapal yang bersandar akan lebih banyak.

“Tadi bisikan ke Menhub agar ada frekuensi kapal yang datang lebih banyak, tidak hanya di sini dua minggu sekali kapal perintis, kalau bisa seminggu sekali, kalau bisa tambah lagi jadi sehari sekali,” harap Presiden.

Dalam kesempatan ini, Presiden juga sempat berbincang dengan salah satu warga Desa Batu Dua, Kecamatan Patani Utara, Basir Salasa.

“Pelabuhan ini bermanfaat enggak? Untuk apa setahu Bapak?” tanya Presiden ke Basir.

Basir mengatakan bahwa pelabuhan laut sangat bermanfaat untuk bongkar muat barang dan penumpang.

“Bongkar muat sembako dan bahan bangunan masuk ke sini dan hasil bumi seperti kopra, cengkeh dan pala bisa keluar dari sini,” ungkap Basir.

Dia berharap agar kapal sandar di Tapaleo lebih rutin hadir agar kebutuhan warga lebih terpenuhi dan harga barang bisa jadi lebih murah.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY