Presiden Ingin Infrastruktur Transportasi Terintegrasi Satu Sama Lain

0
502
ilustrasi pelabuhan (sindonews.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pembangunan jaringan infrastruktur tol laut, jembatan udara, dan sistem logistik harus terintegrasi satu sama lain agar dapat memberikan manfaat nyata bagi pergerakan ekonomi, serta mampu meningkatkan arus masuk – keluar barang dan jasa antarkota, antarkabupaten, antarprovinsi, antarpulau, dan antarwilayah.

Presiden Jokowi menyatakan, keberadaan jaringan infrastruktur bertujuan untuk menciptakan pemerataan pembangunan serta mempersempit ketimpangan antara kota dan desa, di seluruh pelosok Tanah Air.

“Saya ingin mengingatkan lagi bahwa membangun konektivitas bukan hanya semata-mata membangun infrastruktur transportasi, tapi juga dikaitkan dengan sistem logistik dan distribusi multimoda,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Kerja di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/1) .

Rapat yang dihadiri Wapres Jusuf Kalla secara khusus membahas tentang program pembangunan tol laut beserta pos logistik dan jembatan udara. Hadir pula dalam rapat tersebut, Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Eko Sandjojo, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Dia mengatakan, pembangunan konektivitas tidak cukup hanya dengan membangun pelabuhan dan bandar udara, serta menyediakan angkutan barang di laut maupun di udara dengan mewajibkan pengangkutan barang-barang kebutuhan pokok dari dan ke daerah tertinggal, terpencil, terluar dan daerah perbatasan.

“Kita juga harus memastikan barang yang diangkut melalui tol laut maupun jembatan udara bisa sampai ke daerah-daerah pedalaman, daerah terpencil, dan pulau-pulau terluar. Karena saudara-saudara kita di daerah tersebut bukan hanya harus membayar dengan harga berpuluh kali lipat lebih mahal dengan di Jawa, namun juga sering mengalami kesulitan dalam mendapatkan barang-barang kebutuhan pokok,” katanya, seperti dilansir beritasatu.com.

Menurut Presiden Jokowi, keberadaan sistem konektivitas adalah untuk memastikan bahwa moda tol laut maupun jembatan udara terintegrasi dengan kawasan industri dan sentra sentra logistik di berbagai daerah.

“Saya juga mengingatkan agar program tol laut dan jembatan udara harus mampu menggerakkan ekonomi daerah sehingga lancar konektivitas antardaerah, tidak hanya membawa barang ke daerah pedalaman terpencil dan terdepan, tapi sebaliknya juga harus mampu mengangkut balik barang- barang yang dihasilkan dari daerah tersebut ke daerah lain di seluruh pelosok Tanah Air,” katanya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here