Presiden Ingin Pelabuhan Indonesia Seperti di Dubai

0
441
Presiden Jokowi tinjau pelabuhan di Dubai
Presiden Jokowi tinjau pelabuhan di Dubai

Dubai – (suaracargo.com)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin pelabuhan-pelabuhan di Indonesia bisa lebih efisien dari segi biaya sehingga dapat maksimal dalam melayani masyarakat. Untuk itu, Jokowi dalam kunjungannya ke Dubai, Persatuan Emirat Arab, juga meninjau pelabuhan Dubai Port World.

Dalam peninjauan itu Dirut Dubai Ports World Sultan Ahmed bin Sulayem menawarkan kerja sama. Tawaran itu akan segera terealisasi setelah Dubai Port World melakukan survei ke Indonesia.

“Pertama Dubai Port ini sudah kerja sama di Surabaya dan saya kira bagus ini mau kita kembangkan di Tanjung Siapi-api. Dua minggu lagi saya minta segera survei nanti di Jakarta langsung kita putuskan jalan,” ujar Jokowi di Dubai, Senin (14/9/2015).

Dubai Ports World telah memiliki pengalaman selama 30 tahun sehingga Jokowi yakin dapat menularkan ke Indonesia. Jaringan yang dimiliki oleh mereka pun cukup luas dan dapat mengakses perusahaan logistik dunia.

Dubai Port World memiliki lebih dari 65 terminal laut yang menghubungkan 6 benua. Bisnis utama mereka adalah bidang pengelolaan peti kemas.

Di Surabaya, perusahaan itu sudah bekerja sama dengan Pelindo III membuat perusahaan PT Terminal Peti Kemas. Pemerintah Aceh juga telah bertemu dan membahas potensi investasi serta pengelolaan Pelabuhan Sabang.

“Yang jelas dia jamin untuk biaya terendah 20%. Saya kira ini. Kalau perusahaan efisien akan mudah berkompetisi. Yang lain dari negara mana pun, kuncinya efisien bisa berikan pelayanan baik ini akan mempercepat tumbuhnya sebuah negara karena bisa berkompetisi,” tutur Jokowi, seperti dilansir detik.com.

Dia juga mengakui bahwa sudah terlalu lama Indonesia tak membangun pelabuhan hingga pembangunan sektor maritim terkesan terlambat. Tetapi bila tak segera dimulai, Indonesia akan terus tertinggal.

Selain itu Jokowi juga singgah ke Dubai Alumunium (Dubal) yang terletak tak jauh dari situ. Kesepakatan kerja sama juga akan terbentuk setelah Dubal melakukan survei.

“Dubai aluminium sama kita punya Asahan, kita punya deposit bauksit, pasir silika, ada nikel yang sebetulnya bisa kita kerjakan sebagus ini,” kata Jokowi.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here