PT KAI Mulai Perbaiki Jalur KA Cilacap – Pelabuhan

0
571
ilustrasi perbaikan rel (harianterbit.com)
ilustrasi perbaikan rel (harianterbit.com)

Cilacap – (suaracargo.com)

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto mulai melakukan perbaikan terhadap jalur rel dari Stasiun Cilacap menuju Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, Jawa Tengah. “Perbaikan sudah dimulai. Kami sudah sampai gudang pengantongan pupuk PT Pupuk Sriwijaya dan akan dilanjutkan ke Terminal Bahan Bakar Minyak Pertamina Sleko. Dua lokasi tersebut berada di kompleks Pelabuhan Tanjung Intan,” kata Manajer Komunikasi Perusahaan PT KAI Daop 5 Purwokerto Surono saat dihubungi dari Cilacap, Jumat (06/03/2015).

Menurut dia, jalur rel di gudang pengantongan pupuk Pusri sebenarnya telah ada, namun sudah lama tidak dipergunakan dan beberapa weselnya telah dilepas. Oleh karena itu, kata dia, pihaknya memperbaiki jalur rel termasuk mengganti bantalan dan menambah wesel di gudang pengantongan pupuk Pusri tersebut. “Setelah perbaikan selesai, nanti akan ada KA angkutan pupuk dari Cilacap (gudang pengantongan, red.) ke Gombong dan kota-kota lainnya di wilayah timur,” katanya.

Dia mengatakan bahwa perbaikan jalur rel antara Stasiun Cilacap dan Pelabuhan Tanjung Intan untuk sementara hanya berupa pemadatan jalur dan penggantian rel di perlintasan sebidang. Dalam hal ini, kata dia, jalur pada perlintasan sebidang diperkuat dengan diganti menggunakan rel jenis R 42 (berat rel sebesar 42 kilogram per meter, red.) agar kuat saat dilewati kendaraan berat.

Sementara untuk jalur lainnya, lanjut dia, masih menggunakan rel lama atau jenis R 33 (berat rel sebesar 33 kilogram per meter, red.) serta bantalan besi. “Kondisi bantalan dan jalurnya sudah kami perbaiki sehingga tidak masalah jika dilalui lokomotif besar,” katanya.

Disinggung mengenai kemungkinan akan dibangun jalur untuk langsir, Surono mengatakan bahwa pihaknya bakal memikirkan hal itu jika angkutan dari pelabuhan semakin ramai.

Dengan demikian, kata dia, lokomotif tidak lagi mendorong gerbong ketika hendak menuju pelabuhan seperti yang berlangsung selama ini dengan menggunakan lokomotif berukuran kecil jenis diesel hidrolis (D 301). Lebih lanjut, Surono mengatakan bahwa pihaknya menargetkan lokomotif berukuran besar (CC 201) sudah bisa masuk ke area gudang pengantongan pupuk Pusri tanggal 10 Maret 2015. Pada akhir bulan Maret, lokomotif itu sudah bisa menjangkau Terminal BBM Pertamina Sleko.

Dari pantauan Antara di Dermaga Wijayapura (tempat penyeberangan menuju Pulau Nusakambangan, red.), kereta khusus untuk perbaikan jalur rel tampak melintas dari Stasiun Cilacap menuju Pelabuhan Tanjung Intan dan sebaliknya dalam beberapa hari terakhir. Selain itu, beberapa petugas tampak melakukan perbaikan jalur rel di area Pelabuhan Tanjung Intan.

Sebelumnya, Surono mengatakan bahwa PT KAI Daop 5 Purwokerto akan segera membenahi jalur KA antara Stasiun Cilacap dan Cilacap Pelabuhan untuk menyongsong kebijakan transportasi intermoda. “Pembenahan perlu dilakukan untuk peningkatan angkutan barang dari dan ke Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, melalui angkutan kereta api. Kami akan benahi secara bertahap dengan jalur rel ke pelabuhan yang masih aktif,” katanya.

Saat ini, kata dia, jalur rel dari Stasiun Cilacap ke Pelabuhan Tanjung Intan yang masih aktif sepanjang 3,6 kilometer. Menurut dia, jalur tersebut setiap harinya digunakan untuk angkutan bahan bakar minyak (BBM) jenis avtur dari Terminal BBM Pertamina Sleko yang berada di kompleks Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, untuk dikirim ke Rewulu.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here