PT KAI Siap Revitalisasi Jalur KA ke Pelabuhan Cilacap

0
424

Purwokerto – (suaracargo.com)

Untuk menyongsong kebijakan transportasi intermoda, PT Kereta api Indonesia (Persero) Daop V Purwokerto akan segera membenahi jalur KA antara stasiun Cilacap- Cilacap Pelabuhan. Pembenahan perlu dilakukan untuk meningkatkan frekuensi dan volume angkutan barang dari dan ke Pelabuhan Cilacap melalui angkutan kereta api (KA).

Corporate Communication Manager PT KAi Daop V Purwokerto, Surono mengatakan, pihaknya akan membenahi jalur rel ke Pelabuhan yang masih aktif secara bertahap. Saat ini, jalur rel dari stasiun Cilacap ke Cilacap Pelabuhan yang masih aktif sepanjang 3,6 kilometer. Jalur ini setiap hari dipergunakan untuk angkutan BBM avtur dari Depot Pertamina CIlacap dan dikirim ke Rewulu.

“Jalur rel ini masih menggunakan jenis rel R 33 (berat rel 33 kilogram permeternya) serta bantalan besi. Rel jenis ini relatif kecil jika dibandingkan dengan rel jenis R 54 (1 meter beratnya 54 kilogram) yang saat ini dipakai di lintas raya,” jelasnya dalam siaran persnya, Jumat (30/1/2015), sebagaimana dilansir tribunjogja.com.

Lokomotif kecil

Surono melanjutkan, dengan kondisi saat ini, angkutan BBM avtur dari Cilacap Pelabuhan ke stasiun Cilacap harus dilayani dengan lokomotif jenis D 301 yang juga relatif kecil. Lokomotif jenis Diesel Hidrolik ini hanya mampu menarik maksimal lima gerbong BBM. Padahal volume angkutan BBM aftur ini sampai 20 gerbong sekali pengisian di Depot Pertamina.

Akibat kecilnya kapasitas lokomoif tersebut, langsiran KA BBM dari dan ke Cilacap Pelabuhan harus dilakukan secara bolak-balik sampai delapan kali sehari. Empat kali memasukan gerbong ketel kosongan dan empat kali menarik gerbong ketel yang sudah diisi, masing- masing menarik lima gerbong ketel. “Target kami untuk peningkatan angkutan jalur rel ke Cilacap Pelabuhan harus segera bisa dilalui lokomotif besar jenis CC 201,” imbuh Surono.

Untuk keperluan ini, PT KAI Daop V akan segera melakukan peningkatan kualitas track ke Cilacap Pelabuhan agar bisa dilalui lokomotif besar jenis CC 201. Peningkatan kualitas jalur ke Cilacap Pelabuhan ini meliputi penggantian rel dengan yang lebih besar di perlintasan- perlintasan, peninggian track, perbaikan geometri jalur rel, serta penggantian wesel. Jenis rel yang masih kecil dan beban kendaraan berat di perlintasan- perlintasan area pelabuhan menyebabkan rel ambles rata dengan tanah.

“Kami akan ganti rel di perlintasan- perlintasan tersebut dengan jenis R 42 yang lebih besar dan kokoh serta melakukan peninggian jalur rel. Penggantian rel di perlintasan serta peninggian dan perbaikan geometri track mutlak diperlukan agar jalur rel ke Cilacap Pelabuhan aman dilalui lokomotif besar,” papar Surono.

Selain itu, PT KAI Daop V juga akan menertibkan ruang bebas jalur rel ke CIlacap Pelabuhan. Di beberapa titik terdapat bangunan dan tanaman yang berada di area ruang bebas. “Karena dimensi lokomotif yang akan lewat lebih besar, kami harus meyakinkan syarat ruang bebasnya juga terpenuhi untuk keamanan”. Pembenahan dan peningkatan kondisi jalur rel ke Cilacap Pelabuhan diperkirakan memerlukan waktu setidaknya selama dua bulan. Pekerjaan ini akan mulai dilaksanakan pertengahan Maret tahun ini. “Saat ini sedang dalam proses pengajuan anggarannya”.

Angkutan pupuk Pusri.

Rencananya, selain angkutan BBM avtur, angkutan pupuk Pusri dari Cilacap Pelabuhan dengan kereta api juga akan kembali diaktifkan. Angkutan pupuk dari Cilacap dengan KA ini pernah eksis sekitar tiga puluh tahun lalu. Angkutan ini terhenti sejak pertengahan dekade delapan puluhan.

Untuk keperluan reaktifasi angkutan pupuk Pusri ini PT KAI Daop V akan menghidupkan kembali jalur ke gudang pengantongan pupuk Pusri di Cilacap Pelabuhan. Selain peninggian track, untuk reaktifasi ini juga diperlukan pemasangan wesel pemindah jalur yang sudah lama dibongkar.
Pembenahan jalur rel ke Cilacap Pelabuhan juga dimaksudkan untuk mendukung program transportasi terpadu laut dan kereta api dari pemerintah. Jalur rel ini bisa menopang angkutan barang dalam jumlah besar dari dan ke pelabuhan Cilacap. Baik komoditi ekspor/ impor maupun angkutan antar pulau.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here