PT Pelindo III Terapkan Sistem Klastering di Tanjung Perak

0
211
ilustrasi pelabuhan Tanjung Perak (eastjava.com)
ilustrasi pelabuhan Tanjung Perak (eastjava.com)

Surabaya – (suaracargo.com)

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) telah menerapkan klasterisasi atau penataan ruang bongkar muat (dedicated area) pada beberapa Terminal di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Pelindo III mengoperasikan sejumlah terminal di pelabuhan utama ini melalui Cabang Tanjung Perak dan dua anak perusahaannya, PT Terminal Petikemas Surabaya dan PT Berlian Jasa Terminal Indonesia.

Beberapa terminal tersebut diantaranya Terminal Jamrud, Nilam, Mirah, dan Kalimas dioperasikan oleh Pelindo III Cabang Tanjung Perak, Terminal Berlian oleh PT BJTI dan Terminal Petikemas Surabaya di operasikan oleh PT TPS. Dan satu lagi yang baru saja dioperasikan secara komersial yaitu Terminal Teluk Lamong turut meningkatkan kapasitas dan kinerja bongkar muat Pelabuhan Tanjung Perak.

Bahkan, pada bulan April tahun 2015 mendatang, juga akan telah siap dioperasikan Dermaga Pelabuhan Manyar serta kawasan industrinya yang disebut dengan JIIPE. Selain peningkatan infrastruktur tersebut juga dilakukan penambahan peralatan bongkar muat seperti Container Crane (CC), Harbour Mobile Crane (HMC), RTG, Fixed Crane dan peralatan pendukung lainnya.

Penataan tata ruang bongkar muat (dedicated terminal) salah satunya diimplementasikan di Terminal Berlian yang dikhususkan hanya menangani kegiatan bongkar muat petikemas domestik. Pada hari Minggu (23/11) ditandai dengan sandarnya Kapal Mentaya River dengan rute Banjarmasin-Surabaya di Dermaga Berlian Timur, arus petikemas yang melalui terminal ini telah menembus angka 1 juta TEUs. Jumlah yang signifikan diraih selama konsistensi 13 tahun pengoperasian Terminal Berlian oleh PT Berlian Jasa Terminal Indonesia. Pencapaian ini merupakan salah satu bukti dari berhasilnya proses klasterisasi yang dilakukan oleh Pelindo III.

Program klasterisasi terminal di Pelabuhan Tanjung Perak tersebut selain dilakukan di Terminal Berlian dan TPS juga dilakukan di terminal lain yaitu Terminal Jamrud Utara yang khusus untuk kegiatan bongkar muat curah kering dan general cargo internasional, Terminal Jamrud Barat difungsikan untuk curah kering internasional, Jamrud Selatan untuk general cargo dan curah kering domestik. Sedangan Terminal Mirah untuk kegiatan general cargo domestik, roro terminal, dan project cargo. Terminal Nilam digunakan untuk petikemas domestik, curah cair, dan general cargo.

Direktur Utama Pelindo III, Djarwo Surjanto, dalam acara “Syukuran Pencapaian 1 Juta TEUs Terminal Berlian Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya” (Rabu, 26/11) mengatakan bahwa pencapaian ini harus disyukuri dengan terus meningkatkan manajemen penumpukkan. Pada acara yang dihadiri banyak perwakilan dari pengguna jasa logistik ini, Djarwo mempersilakan para pengguna jasa untuk memilih sendiri di pelabuhan mana mereka ingin bersandar.

“Silakan bersaing dalam kualitas pelayanan. Kami serahkan kepada pengguna jasa untuk langsung melakukan pembicaraan business to business dengan operator dermaga,” jelasnya, sebagaimana dilansir maritimedia.com. Djarwo juga mempersilakan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak Sahat Simatupang yang hadir pada acara tersebut untuk melakukan peningkatan pengawasan. Ia juga menyatakan siap membantu untuk memberikan masukan kepada pihak pemerintah yang bertindak sebagai regulator, guna segera mempermudah peraturan logistik. Hal ini bertujuan agar mempercepat dan meningkatkan arus petikemas. Dengan segala kerjasama yang baik ini diharapkan target 3 juta TEUs arus petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak pada akhir tahun 2014 dapat tercapai.

Sahat membenarkan bahwa dengan berbagai peningkatan seperti pembenahan APBS dan ketertiban serta keamanan pelayaran, kepercayaan para pengguna jasa kepada Pelabuhan Tanjung Perak akan meningkat. Kepercayaan seperti ini sangat penting karena Tanjung Perak memiliki peran sebagai infrastruktur vital perdagangan dan transportasi bagi Jawa Timur dan Kawasan Timur Indonesia. Untuk menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN, kepercayaan dunia internasional pada Pelabuhan Tanjung Perak harus terus ditingkatkan, seperti ditegaskan oleh Sahat.

“Keberhasilan pencapaian BJTI merupakan keberhasilan kita semua (stakeholder Pelabuhan Tanjung Perak),” pungkasnya. Acara syukuran juga diisi dengan penayangan video perjalanan pencapaian 1 juta TEUs BJTI dan testimoni para pengguna jasa Terminal Berlian. Di akhir video tersebut dengan diiringi lagu Padamu Negeri sebagai musik latar, muncul pesan: “1 Juta TEUs Dedikasi Kami Untuk Negeri”. Segala pengembangan yang dilakukan Pelindo III merupakan bentuk kesiapan BUMN operator pelabuhan ini dalam mendukung konsep Tol Laut dan poros maritim logistik nasional.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY