R.J. Lino: Tingkatkan Kapasitas Pelabuhan, Bukan Beli Kapal Baru

0
447
ilustrasi peti kemas di pelabuhan (surabayanews.co.id)
ilustrasi peti kemas di pelabuhan (surabayanews.co.id)

Jakarta – (suaracargo.com)

Direktur Utama IPC R.J. Lino mengungkapkan bahwa Indonesia tidak begitu membutuhkan kapal tambahan. Jika kapasitas pelabuhan sudah diperbaiki, kapal-kapal yang sudah ada bisa banyak yang bisa digunakan. Hal itu dikarenakan 65 persen operasional kapal berada di pelabuhan, hanya 35 persennya saat melakukan pelayaran.

“Kalau kita bisa tingkatkan kapasitas pelabuhan menjadi 25 box per jam, Indonesia bisa kelebihan kapal. Karena 65 persen kapal itu berada di pelabuhan, 35 persennya berlayar,” tuturnya di kantor IPC Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (29/12/2014), sebagaimana dilansir okezone.com.

Menurut Lino, ada tiga hal yang harus dilakukan sebelum membangun pelabuhan baru. Tiga hal tersebut antara lain, tingkatkan produktivitas, tekan dwelling time di pelabuhan, dan perbaharui SDM-nya.

“Ini yang harus diperbaiki dulu, soft instructure. Setelah itu bangun baru, dan remodelling dari pelabuhan yang ada. Bukan beli kapal baru, bukan beli 500 kapal. Daya ulangi lagi bukan beli kapal,” pungkasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here