Rampdoor Pelabuhan Buru Ambruk, Pelayaran Karimun Sementara Pindah ke Pelabuhan Lain

0
115
Kondisi rampdoor di pelabuhan di Buru, Karimun Elhadif Putra/tribunbatam

Karimun – (suaracargo.com)

Pengerjaan perbaikan ramdoor atau jalan menuju kapal di pelabuhan dekat SMP Negeri 1 Buru yang ambruk terus dilakukan. Setelah hampir sepekan diperbaiki, saat ini ramdoor tersebut hampir rampung. Terlihat ramdoor menuju ke tempat bersandarnya kapal telah kembali terpasang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Fajar Horison yang dihubungi pada Selasa (10/4/2018) mengatakan perkiraan seluruh tahapan pengerjaan perbaikan memakan waktu sekitar satu minggu.

“Tinggal finishing saja. Sampai selesai semua diperkirakan paling lama satu minggu. Sekarang tinggal penggantian atap, pengecatan ulang lantai dan pengecekan baut-baut,” terangnya.

Saat perbaikan tidak ada kendala berarti yang ditemui oleh petugas. Hanya saja pekerjaan terberat adalah ketika mengangkat ramdoor yang jatuh menggunakan crane dan tongkang.

“Pengerjaan terberat mengangkat ramdoor yang terendam laut dan lumpur. Karena harus menggunakan crane dan tongkang,” jelas Fajar.

Sementara itu, Camat Buru, Helmi menyebutkan, ambruknya ramdoor tidak terlalu mengganggu aktivitas transportasi. Pasalnya, seluruh aktivitas yang biasa dilakukan di dermaga tersebut dapat dialihkan ke dermaga lain di Pulau Buru.

“Aktivitas dipindahkan ke pelabuhan lain. Di Pulau Buru kita ada tiga pelabuhan. Yang di dekat pasar, Pelabuhan Kandis sama yang dekat SMP yang rubuh itu. Dan, mobilitas penumpang banyaknya di pelabuhan yang di dekat pasar,” terang Helmi.

Sebagaimana diiberitakan sebelumnya, peristiwa ambruknya ramdoor tersebut terjadi pada Kamis (5/4) sekira pukul 06.00 WIB. Diduga penyebab ambruknya ramdoor disebabkan ada bagian yang berkarat atau lapuk.

Sehari-harinya ramdoor digunakan sebagai jalan warga dan para siswa Pulau Buru menaiki kapal berangkat ke sekolah ke pulau lain. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pada saat kejadian tidak ada warga yang sedang beraktivitas di sana.

Penulis: Elhadif Putra
Editor: M. Nahar

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here