Rapat Menko Bidang Kemaritiman: Kereta Pelabuhan Dapat Turunkan Dwelling Time

0
337
Masinis menaiki lokomotif kereta api kontainer pada peresmian angkutan peti kemas menggunakan kereta tersebut di Terminal Peti Kemas, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/4). Dengan dibukanya kembali angkutan KA kontainer dengan jalur Surabaya-Jakarta itu diharapkan dapat memperlancar arus petikemas dan dapat bersinergi dengan konsep tol laut seperti yang digagas Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/Rei/Spt/15.

Jakarta – (suaracargo.com)

Dalam rapat Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman disimpulkan bahwa ada beberapa cara yang dapat dipergunakan untuk menurunkan dwelling time. Salah satu cara yang paling ampuh yaitu menggunakan kereta pelabuhan.

Advisor Menko Maritim Laksamana Marsetio memaparkan, penggunaan kereta pelabuhan bisa membantu mengurangi kontainer yang menumpuk di Pelabuhan Tanjung Priok. Rencananya Kemenko Maritim meminta Kementerian Perhubungan membangun dua jalur, sehingga barang yang diangkut bisa lebih banyak.

“Jadi satu jalur kereta bisa angkut 540 teus per hari. Pak Menteri perintahkan jangan 1 track, 2 track dong,” ujar Marsetio di kantor Kemenko Maritim, gedung BPPT I, Jakarta, Senin (14/3/2016).

Marsetio menjelaskan bahwa selama ini, jika ada kendaraan yang menempuh jalan darat dari Pelabuhan Tanjung Priok, bisa menempuh waktu berhari-hari. Sedangkan jika memakai kereta, Marestio yakin waktu perjalanan yang diperlukan kurang lebih dua jam.

“Dari Tanjung Priok ke Cikarang Dry Port butuh waktu berapa jam. Coba kalau pakai mobil truck bisa berapa hari,” ujar Marsetio.

Saat ini, progres pembangunan infrastruktur kereta pelabuhan sudah mencapai 95 persen. Rencananya, pada akhir Maret 2016, kereta yang mengangkut barang dari Tanjung Priok bisa dioperasikan.

“Persiapan kereta pelabuhan sudah 95 persen artinya sudah siap digunakan,” kata Marsetio.

PT KAI (persero) akan ditunjuk sebagai operator dalam kereta pelabuhan tersebut. Pemerintah pun ditargetkan oleh Presiden Joko Widodo untuk bisa menyelesaikan masalah dwelling time dari 3,6 hari menjadi dua hari.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here