Saat Kunker, Menhub Apresiasi Pelabuhan Pontianak

0
399
KAPASITAS BESAR: Rombongan Menteri Perhubungan ssat meninjau aktivitas Terminal Peti Kemas PT Pelindo II Cabang Pontianak (pontianakpos.com)

Pontianak – (suaracargo.com)

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Kalbar tepatnya di Terminal Peti Kemas PT Pelindo II Cabang Pontianak. “Kunker ini untuk meninjau langsung sejauhmana operasional terminal di Pontianak,” ujarnya di Pontianak, Jumat (02 September 2016).

banner-csm-atas

Menhub menyatakan rasa terkejutnya terkait keberadaan pelabuhan Dwikora Pontianak. Meski berada diatas sungai, pelabuhan tersebut memiliki kapasitas yang besar. “Saya surprise, pelabuhan di sungai tetapi kapasitasnya cukup besar,” ujarnya, seperti dilansir

Dia menambahkan, pelabuhan Dwikora Pontianak ini sangat penting dalam rencana pemerintah membangun koneksivitas pelabuhan di Indonesia melalui kebijakan tol laut. Budi menjelaskan bahwa kelancaran arus logistik sangat penting dan harus didukung oleh pelabuhan. Menurutnya, pelabuhan di Pontianak sangat penting untuk memperlancar arus barang dan logistik di Indonesia bagian barat.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya sedang mengupayakan terciptanya tol laut agar disparitas harga di tempat-tempat terpencil tidak mahal. Dia mencontohkan untuk di Pulau Natuna barang semula harus dikirim dari Jakarta. Namun, sekarang bisa dikirim dari Pontianak dan saat ini tengah dioprasionalkan kapal swasta dan diberikan subsidi oleh pemerintah. Harapannya, yang selama ini untuk waktu perjalan setiap ke Natuna selama 21 hari dengan 250 ton. Saat ini 10 hari saja kalau lewat Pontianak. Bayangkan produktivitas dan harga murah pasti murah,” terangya, seperti dilansir pontianakpost.com.

Disinggung oleh Budi, soal pelabuhan Internasional yang akan dibangun di Kijing, Kabupaten Mempawah akan menurutnya diusahan dimulai pembangunanya akhir tahun ini. Diperkirakan pembangunan memakan waktu 2-3 tahun. Untuk anggaran pelabuhan tersebut kisaran Rp10- Rp12 triliun,” katanya.

Sementara untuk pembangunan kereta api di Kalbar, ia mengatakan akan terlebih dahulu melakukan kajian. “Soal kereta api harus kita studu dulu,” kata dia.

Dalam Kunker Menhub tersebut didamping oleh sejumlah pejabat dari Pemerintah Kalbar seperti Wakil Gubernur dan Pemkot Pontianak, Wakil Walikota. Kapolda Kalbar dalam kesempatan itu juga turut hadir.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here