SCI Siapkan Rokemendasi Dalam Rangka Pembenahan Logistik

0
354
ilustrasi pelabuhan (kaltim.prokal.co)

Makassar – (suaracargo.com)

Kalangan pelaku usaha logistik di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menerapkan peningkatan kompetensi SDM sebagai persiapan guna menghadapai persaingan Asean Conectivity atau MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), terkhusus pada sektor tersebut.

Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Sulselbar, Syaifuddin ‘Ipho’ Syahrudi, mengatakan bahwa kompetensi SDM pelaku logistik merupakan variabel strategis dalam menentukan kualitas bisnis logistik dalam skala lebih luas.

“Pembangan kompetensi SDM secara berkelanjutan kita lakukan agar kedepannya tenaga kerja logistik di Sulselbar juga memiliki wawasan dan skill mumpuni atas bisnis logistik,” katanya, Jumat (12/8/2016).

banner-csm-atas

Paling anyar, lanjut Ipho, asosiasi tersebut bersama dengan ALFI Institute telah melakukan sertifikasi terhadap 27 SDM bisnis logistik di wilayah Sulselbar dengan klasifikasi basic diploma atau Basic Freight Forwarding Course (BFFC).

Selain itu, terdapat pula enam SDM logistik di Sulselbar yang juga telah mengantongi sertifikat Assesor Freight Forwarding. Tiga diantara SDM Logistik juga telah memiliki sertifikat Training Of Trainer (TOT) Freight Forwarding.

Ipho menjelaskan sertifikasi tersebut selanjutnya akan lebih meningkatkan daya saing pebisnis logistik di wilayah Sulselbar dalam menghadapi persaingan dalam skala regional Asean maupun global.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here