Sebagian Uang Kontrak JICT Untuk Bangun Pelabuhan

0
418
Sebuah truk tanpa muatan melintas di Terminal Kontainer Internasional (JICT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (1/5).

Jakarta – (suaracargo.com)

Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino mengaku, sebagian keuntungan dari perpanjangan kontrak Jakarta International Container Terminal (JICT) dipakai untuk pengembangan pelabuhan kapal komersial.

“Ini kenapa kami bisa kembangkan, karena salah satu sumber pembiayaan itu dari perpanjangan JICT yang menguntungkan itu,” kata Lino kepada wartawan di DPR RI, Jakarta, Jumat (4/12).

Lino mengungkapkan, terdapat kontrak baru mengenai pelabuhan New Priok untuk tahap terminal dua dan tiga. Dia menyebutkan bahwa tak ada perusahaan milik negara mempunyai dana segar mencapai 18,5 triliun.

“Tidak banyak perusahaan Indonesia yang memiliki uang Rp 18,5 triliun dengan struktur pembiayaan di mana JICT punya free risk case flow sebesar USD 288 juta per tahun atau setara dengan Rp 4 triliun per tahun,” katanya, seperti dilansir merdeka.com.

“Itu kami bisa terbitkan lagi global bond sekitar USD 4 miliar atau kurang lebih hampir Rp 60 triliun,” katanya menambahkan

Selain itu, pengembangan pelabuhan-pelabuhan dan potensi wilayah Indonesia lainnya bisa jadi sumber pemasukan buat JICT sendiri.”Kita itu bagian kecil dari Pelindo II,” katanya.

“Nantinya pelabuhan-pelabuhan kapal pesiar tersebut akan berlokasi di Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT),” ungkapnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here