Sektor Logistik Jeblok, Menko Perekonomian Kecewa

0
498
Menteri Koordianator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution - (Foto: inilahcom)

Jakarta – (suaracargo.com)

Menteri Koordianator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengaku kecewa berat. Kekecewaan itu timbul karena sistem logistik tak pernah serius dibenahi.

“Ada area yang tidak pernah kita urusi dengan benar,”kata Menko Darmin, dalam rakornas KADIN bidang pangan, agribisnis dan kehutanan, Senin (28/11/2016) di Hotel Pullman, Jakarta.

Menko Darmin menceritakan bahwa hasil panen dari petani tersebut diangkut menggunakan mobil bak terbuka yang suaranya sudah mengaung. Suara itu merupakan pertanda bahwa mobil pengangkut tersebut sudah terlalu tua.

“Tadi sudah disinggung, kalau pake ‘kol-kol’ (mobil bak terbuka sayur) itu lewat. Ngauuung suara mobilnya itu, (ditambah lagi) ada 3 orang tidur diatasnya,”ujar Menko Darmin menirukan suara mobil bak terbuka.

Hasil panen petani itu, kata dia, diikat begitu saja. Bahkan, tak jarang juga hasil panen ada yang terkena lumpur, lalu diangkut mobil tua menuju ke kota. Pada saat perjalanan ke kota, masih kata Menko Darmin, hasil panen yang bawa rusak mencapai 30 persen.

“Kacang panjang ditidurin ya bonyok kan? Nah sesampainya di kota, 30 persen (kacang panjangnya) rusak,”kata dia, seperti dilansir inilah.com.

Dan kerusakan itu, lanjutnya, dihitung oleh pedagang. Pastinya, pedagang ini cukup pintar dan tahu kalau harus hasil panen tersebut harus didiskon sebanyak 30 persen.

“Karena tahu ruginya (pedagang) 30 persen, jadinya minta diskon 50 persen. Ga mungkin dia bilang diskonnya 30 persen juga,” tuturnya.

Sehingga harga, contohnya, sayuran di kota menjadi mahal. Karena itulah, menurut Menko Darmin, masalah logistik menjadi penting untuk dibenahi. “Mana pernah kepikiran itu,” singgungnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here