Sempat Ditutup Akibat Gelombang Tinggi, Aktivitas di Pelabuhan Merak Telah Normal Kembali

0
32
ilustrasi kendraan roda empat masuk kapal roro (oppmerak.dephub.go.id/)

Cilegon – (suaracargo.com)

Gelombang tinggi yang sempat menghantam Selat Sunda membuat pelayanan di Pelabuhan Merak ditutup pada Kamis (30/11) kemarin. Kini, aktivitas di pelabuhan tersebut telah kembali normal.

PT ASDP Indonesia Ferry kembali membuka aktivitas pelayaran pada Jumat, 1 Desember 2017 pukul 02.30 WIB. Operasional dermaga dan kapal pun dibuka secara bertahap. Pada awal pembukaan, 5 dermaga dengan 23 kapal dioperasikan untuk mengurai kepadatan yang sempat terjadi di Pelabuhan Merak.

Bahkan, kepadatan itu berimbas pada kemacetan di gerbang tol Merak sejauh 3 kilometer. Sistem buka tutup pun diberlakukan untuk mengurai kepadatan. Namun, hari ini operasional pelabuhan kembali normal dengan dioperasikannya 5 dari 6 dermaga dan 28 kapal.

“Normal dan lancar, dermaga dioperasikan 5 dermaga dan 28 kapal,” ujar Plh Asisten Manager Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Ado Warsono saat dikonfirmasi detikcom, Mingu (3/12/2017).

Sementara itu, General Manager PT ASDP Cabang Merak Fahmi Alweni mengatakan, tidak dioperasikannya dermaga 6 lantaran dermaga 2 di pelabuhan Bakauheni, Lampung sedang dalam perbaikan untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru.

“Dermaga 6 tidak beroperasi karena 1 dermaga di Bakauheni dalam perbaikan untuk menghadapi Nataru (Natal dan Tahun Baru,” ucapnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY