Sempat Terjadi Antrean Kendaraan di Pelabuhan Ketapang Pasca Nyepi

    0
    359

    Banyuwangi – (suaracargo.com)

    Sempat terjadi antrean 3 Km pada arus penyeberangan di Pelabuhan ASDP Ketapang pasca perayaan Nyepi di Bali. Namun, secara perlahan-lahan, kendaraan yang akan menyeberang ke Bali bisa masuk ke dalam kapal, Rabu (29/3/2017). Para pengguna jasa penyeberangan yang kebanyakan roda dua dan roda empat, sejak dinihari sudah mengantre di beberapa kantong parkir yang sudah disediakan PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang.

    Polisi melakukan rekayasa lalu lintas, dengan mengalihkan jalan menuju pelabuhan ke Jalur Lingkar Ketapang. Pengguna jasa penyeberangan dipaksa untuk masuk pelabuhan dari arah utara. Selanjutnya, mereka langsung masuk ke kantong-kantong parkir yang sudah disediakan, yakni areal parkir Stasiun Banyuwangi Baru dan Pelindo.

    Petugas gabungan juga siaga di titik simpul kemacetan untuk mengarahkan kendaraan agar tidak terlibat macet.

    “Area sepanjang pintu masuk pelabuhan baik ASDP maupun LCM harus steril dari kendaraan parkir. Makanya di pintu masuk Pelabuhan ASDP kita pasang rambu pembatas agar kendaraan yang hendak memasuki area pelabuhan menunggu intruksi dari petugas,” jelas Kasatlantas Polres Banyuwangi AKP Ries Andrian Yudho Nugroho kepada detikcom.

    Sementara itu, ASDP Ketapang mengoperasionalkan 45 kapal di jalur Ketapang-Gilimanuk ini. 31 Kapal di Dermaga MB dan Ponton serta 14 kapal di Dermaga LCM. Percepatan bongkar muat kapal juga dipangkas untuk efisiensi waktu mengantisipasi antrean semakin panjang.

    “Memang sempat terjadi antrean tapi tidak terlalu lama. Ini sesuai dengan operasional kapal yang kita perketat. Semua lancar sesuai dengan skenario dilapangan,” ujar General Manager ASDP Ketapang, Yusuf Hadi kepada detikcom.

    Sampai saat ini, kata Yusuf, pihaknya telah menyeberangkan 2.500 kendaraan roda dua, 1.000 kendaraan roda empat dan 700 truk dan bus. Pihaknya memprediksi puncak arus balik ke Bali pasca Nyepi terjadi hari ini.

    “Arus balik diproyeksi puncaknya hari ini. Mungkin besok dan selanjutnya ramai tapi tak selamai hari ini,” pungkasnya.

    Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here