Senggolan Kapal Roro Macetkan Pelabuhan Merak

0
383

Cilegon – (suaracargo.com)

Akibat cuaca buruk dan angin kencang yang terjadi di Pelabuhan Merak, Cilegon, KMP Panorama menabrak KMP Mitra Nusantara saat tengah proses bongkar muat pada hari Selasa (15/12) pagi dini hari. Insiden itu menyebabkan operasional Dermaga II dan III yang digunakan dua kapal tersebut untuk bongkar muat sempat terhenti aktivitasnya. Ratusan kendaraan yang ada di kantong parkir pun terpaksa antri hingga pintu masuk Tolgate Pelabuhan Merak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa senggolan terjadi sekitar pukul 00.00 WIB, Selasa dini hari. KMP Mitra Nusantara yang saat itu tengah melakukan proses bongkar muat penumpang disenggol KMP Panorama yang hendak sandar di Dermaga III. Insiden yang dipicu oleh cuaca buruk angin kencang disertai gelombang tinggi itu pun membuat buritan kapal KMP Panorama sebelah kanan robek sepanjang dua meter akibat.

“Ya, ada peristiwa senggolan KMP Mitra dan KMP Panorama. Waktu itu, Mitra sedang bongkar muat di Dermaga II, bersamaan dengan itu KMP Panorama dijadwalkan sandar di Dermaga III. Karena angin kencang, saat Panorama mau masuk, buritan Panorama menyenggol KMP Mitra,” kata Kepala SAR PT ASDP Ferry Merak, Radmiadi, pada hari Selasa (15/12)

Dia menceritakan, senggolan yang terjadi membuat kedua kapal tidak dapat bergerak. Tidak bisa sandar maupun berlabuh dari dermaga. Pihak pengelola kapal yakni PT Jembatan Nusantara langsung mengambil keputusan untuk mengelas dan melepaskan dua badan kapal yang masih menempel. “Di bagian ramdoor samping kanan kapal Panorama dilas. Setelah selesai dua kapal baru bisa dilepas,” ujarnya, seperti dilansir indopos.co.id.

Sementara itu, General Manajer PT ASDP Merak, Yanus Lentanga mengatakan, antrean kendaraan akibat peristiwa itu tidak dapat dihindari. “Satu jam kemudian Dermaga II dan III baru bisa beroperasi kembali dan kendaraan langsung ditarik untuk diseberangkan ke Pulau Sumatera,” terangnya.

Saat ini, kata Yanus, kondisi perairan Selat Sunda memang tengah diterjang cuaca yang tidak stabil. Kecepatan angin mencapai 35 knot. “Untuk itu semua nakoda harus meningkatkan kewaspadaan dalam perjalanan,” tuturnya.

Kapolsek KP Merak, AKP Nana Supriatna yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan upaya penyelidikan terkait penyebab dari insiden yang terjadi. “Informasi yang kita dapatkan, senggolan terjadi akibat cuaca buruk. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, untuk kerugian pihak perusahaan yang sedang memperkirakan,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer Opersional PT Jembatan Nusantara, Adam mengatakan pihaknya belum memprediksi kerugian yang ditimbulkan. Namun insiden itu membuat bodi kapal KMP Panorama sebelah kanan robek. “Lambung belakang robek kurang lebih dua meter. Sekarang kapal dalam proses perbaikan,” tuturnya.

KMP Panorama harus engker untuk sementara waktu. Sementara KMP Mitra Nusantara masih beroperasi seperti biasa melayani jasa pelayaran lintas Merak-Bakauheni.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here