Sertifikasi Buruh Pelabuhan Mulai Dilakukan Bulan Mei 2016

0
280
ilustrasi peti kemas di Tanjung Priok (poskotanews.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Sertifikasi dan uji kompetensi tenaga kerja bongkar muat (TKBM) akan dimulai Mei 2016. Sertifikasi ini akan melibatkan seluruh buruh pelabuhan di lingkungan kerja Pelabuhan Tanjung Priok.

Rencana tersebut disusun menyusul sudah adanya penjajakan dari Koperasi Sejahtera TKBM Tanjung Priok yang akan menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi Bongkar Muat Indonesia (LSP BMI) yang dikelola Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI).

Ketua Koperasi Sejahtera Tenaga Kerja Bongkar Muat (KS-TKBM) Pelabuhan Tanjung Priok, Suparman mengatakan sekitar 2.600 buruh pelabuhan Priok akan mengikuti kegiatan sertifikasi dan uji kompetensi itu secara bertahap.

Guna merealisasikan program tersebut, kata dia, pihaknya berharap dukungan pembiayaan yang berasal dari dana corporate social responsibility (CSR) Pelindo II maupun pengelola terminal peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok seperti Jakarta International Container Terminal dan TPK Koja.

“Kami targetkan secepatnya yakni pada bulan Mei tahun ini sudah dilaksanakan sertifikasi dan uji kompetensi TKBM di Priok, “ujarnya kepada Bisnis, Senin (28-3-2016).

Suparman mengatakan, pentingnya sertifikasi dan uji kompetensi TKBM di Pelabuhan Priok adalah untuk meningkatkan keahlian dan peran buruh pelabuhan dalam persaingan bebas masyarakat ekonomi Asean (MEA) saat ini.

Pasalnya, kata dia, buruh pelabuhan Tanjung Priok kini dituntut lebih profesional dan produktif dalam mendorong produktivitas bongkar muat dan kelancaran arus barang dari dan ke pelabuhan.

Suparman juga mengatakan, KS-TKBM selama ini menaungi seluruh unsur TKBM di Pelabuhan Priok. “Kami juga terus melaksanakan program rasionalisasi buruh pelabuhan yang sudah memasuki usia non produktif.Sampai akhir tahun ini kami targetkan ada 450 TKBM yang ikut program rasionalisasi itu,” paparnya.

Dikonfirmasi oleh Bisnis, Direktur LSP BMI yang juga Ketua Umum DPP Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Sodik Harjono mengatakan bahwa penjajakan kerjasama untuk menangani sertifikasi dan uji kompetensi TKBM di Pelabuhan Priok itu sudah dilakukan.

“Baru penjajakan sifatnya, nanti akan ditindaklanjuti dengan MoU untuk merealisasikan hal tersebut,” ujarnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here