Sesudah Natal, Kepadatan Kendaraan di Pelabuhan ASDP Ketapang

0
449
ilustrasi kapal angkut di Pelabuhan Merak (liputan6.com)
ilustrasi kapal angkut di Pelabuhan Merak (liputan6.com)

Ketapang – (suaracargo.com)

Arus kepadatan kendaraan maupun penumpang di Pelabuhan ASDP Ketapang sudah berkurang pada Jumat (26/12). Meski masih tampak adanya antrean, namun tidak sebanyak hari sebelumnya. Kendaraan pribadi dan bus pariwisata terlihat masih mendominasi antrean yang ada.

Pada Kamis (25/12), kepadatan antrean itu membuat beberapa kendaraan harus menunggu berjam-jam untuk bisa masuk kapal. Untuk mengurangi kemacetan, pihak ASDP mengalihkan armada truk lewat pelabuhan LCM Ketapang. “Kita gunakan sistem 5 menit sekali mereka masuk ke pelabuhan agar truk tidak menumpuk di pelabuhan ASDP,” kata Kapolsek Kawasan Tanjung Wangi AKP Subandi Kamis malam lalu.

Shift Traffick Control (STC) Pelabuhan LCM Ketapang, Poniman, menyatakan, pengalihan lewat pelabuhan LCM berimbas terhadap antrean kendaraan. ’’Kalau dibandingkan dengan hari biasa, ada peningkatan 50–60 persen kendaraan. Kendaraan tetap tertata rapi, ramai, dan lancar,’’ jelas Poniman kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi dan dilansir jawapos.com.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang mengantre pada Jumat kemarin sudah mulai berkurang. Kendaraan roda empat yang mendominasi antrean terpantau tidak sampai memenuhi halaman parkir Pelabuhan ASDP Ketapang kemarin. Bus Pariwisata juga masih banyak yang menuju ke Pulau Bali. Selain bus pariwisata, tidak sedikit pula kendaraan roda dua yang hendak menuju ke Pulau Dewata tersebut.

General Manager ASDP Ketapang Waspada Heruwanto juga mengakui, kepadatan penumpang maupun kendaraan sudah menurun. ’’Iya, sekarang (kemarin) sudah sepi. Kamis pukul 19.00 sampai Jumat pukul 10.00, kendaraan masih padat. Lepas pukul 10.00, kendaraan mulai sepi. Yang mendominasi masih kendaraan kecil dan beberapa bus pariwisata,’’ jelas Waspada.

Pihaknya memprediksi hari ini arus penumpang maupun kendaraan tidak padat. “Besok ( hari ini ) saya perkirakan masih sepi. Mungkin, mulai 29 Desember ramai lagi. Untuk cuaca, masih normal, aman, dan bersahabat,” ungkapnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY