Siasati Kendala Infrastruktur, ESL Express Rilis Aplikasi Mobile Apps Pertama di Indonesia untuk Jasa Layanan Antar Barang

0
463
Ilustrasi cargo (foto:istimewa)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pengamat digital marketing dari Archiss Digital, Abah Raditya mengatakan, salah satu kendala dalam digital marketing di Indonesia adalah lemahnya infrastruktur pengiriman barang.

“Untuk itu, aplikasi pengiriman barang menjadi sangat penting karena mayoritas masyarakat menggunakan smartphone untuk mengakses internet,” kata Raditya di Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Dikatakan oleh Raditya, budaya belanja online masyarakat sudah semakin solid dan kehadiran aplikasi bergerak juga menjadi solusi atas lemahnya infrastruktur pengiriman barang saat ini.

“Dengan demikian, konsumen pun menjadi lebih nyaman dan mudah untuk melakukan transaksi online,” kata Abah Raditya, seperti dilansir tribunnews.com.

Menjawab kebutuhan konsumen, ESL Express merilis aplikasi layanan aplikasi bergerak (mobile apps) pertama di Indonesia untuk bidang jasa layanan antar barang.

Kehadiran aplikasi ini menandai 21 tahun kehadiran ESL Express di Indonesia dan menjawab perkembangan teknologi digital marketing.

“Aplikasi bergerak ini memudahkan konsumen mengirim barang. Layanan ini dikembangkan dengan pedomanpersonalized service yang diberikan ESL Express secara khusus kepada konsumen,” kata Managing Director PT Eka Sari Lorena, Eka Sari Lorena dalam keterangan pers, Selasa (20/12/2016).

Kehadiran aplikasi bergerak ini akan semakin mempermudah konsumen yang ingin mengirimkan barang serta meningkatkan penggunaaan layanan ESL Express.

Eka sendiri mengklaim, sampai saat ini belum ada perusahaan lain serupa yang memberikan layanan seperti yang mereka lakukan.

Melalui situs www.esl-express.com, pelanggan bisa langsung mengecek keberadaan paket dan dokumen yang dikirimkan.
“Kurir ESL Express pun dilengkapi dengan POD Mobile sehingga pelanggan dapat dengan mudah mengecek langsung proses pengiriman paket, dokumen dan sudah menjadi strategic partners dari online store di Indonesia,” katanya.

Editor: M. Nahar

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here