Sopir Kontainer Akui Keberadaan Praktek Pungli di Pelabuhan Tanjung Emas

0
532
Ilustrasi kegiatan pelabuhan di malam hari (Tribunjateng / M. Sjofri Kurniawan)

Semarang – (suaracargo.com)

Sebagai seorang sopir kontainer, Badi (bukan nama sebenarnya) sudah bertahun-tahun menyaksikan praktik pungli di Pelabuhan. Meski banyak perubahan positif di Pelabuhan Tanjung Emas, Badi mengakui bahwa praktik pungli itu masih ada.

“Ya memang sudah tidak sengeri dulu. Tapi masih ada kok,” katanya saat ditemui di depo kontainer sekitar Arteri Yos Sudarso, pekan lalu.

Ia menyebut nominal pungli yang dialaminya tergolong kecil. Untuk mengirim barang ekspor, ia dimintai Rp 1.000 dan Rp 2.000 di petugas gate. Sedangkan, pengambilan barang Impor nominalnya Rp 5.000.

Sekilas memang kecil, namun Badi tahu bahwa aktivitas pelabuhan tidak pernah berhenti. Jika satu kontainer dipungli antara Rp 3.000 hingga Rp 5.000, berapa juta rupiah yang didapat oknum petugas dalam sehari?

Pungli itu hanya terjadi di gate masuk. Dulu, untuk menimbang kontainer juga ada pungli, tapi sekarang sudah tidak ada. Kalaupun ada, hanya ada oknum tertentu. “Kalau saya ya itu saja,” ceritanya, seperti dilansir Tribun Jateng.

Mantan sopir truk, sebut saja Eko mengatakan bahwa pungli pelabuhan sudah ada sejak dulu. Tidak hanya untuk urusan ekspor impor tetapi juga pada pengiriman barang antarpulau atau di pelabuhan rakyat.

Dulu, ada tarikan Rp 5.000 untuk truk ke pelabuhan rakyat. Saat ini pun, ia dengar, pungli tersebut masih ada. Dengan aktivitas pelabuhan rakyat yang hampir 24 jam, nominal itu jadi besar.

“Zaman saya dulu ada yang lebih ngeri. Mobil Colt diesel katakanlah mengangkut makanan ke Kalimantan, untuk naik kapal pernah ada yang dimintai Rp 25 juta. Kalau sekarang tarifnya berapa engga tahu,” ucap mandor di sebuah perusahaan kontainer itu.

Eko masih sering mendengar cerita seputar pungli pelabuhan dari sopirnya. Jadi, ia tahu betul bahwa praktik itu masih ada.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY