Start Up Delivery Logistik Deliveree Ekspansi ke Surabaya

0
302
Pengemudi Deliveree (deliveree.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Perusahaan start-up aplikasi untuk logistik, Deliveree, siap mengembangkan bisnis logistik online ke Surabaya, Jawa Timur. Nattapak Aticharakarn, Country Manager Deliveree mengatakan, sekitar pertengahan 2017, Deliveree akan membuka cabang di Surabaya setelah setahun beroperasi di Jabodetabek dan Bandung.

“Pada pertengahan tahun depan, kami akan mulai beroperasi di Surabaya,” ungkap Nattapak kepada Bisnis, Senin (21/11/2016).

Nat menyebut rencana tersebut dilakukan Deliveree menyusul keinginan perusahaan tersebut untuk bisa mengerjakan bisnis angkutan barang lintas kota dan lintas provinsi di Indonesia. Oleh sebab itu, Nat sudah menyusun rencana bisnis dan kajian terkait pengelolaan bisnis di Surabaya.

Salah satu persiapan yang dilakukan, kata Nat, adalah menambah armada truk milik individu agar bisa bergabung sebagai mitra Deliveree. Dia menegaskan, kehadiran armada truk dalam aplikasi Deliveree untuk angkutan barang menuju Surabaya tidak akan menjadi competitor dari perusahaan truk eksisting.

“Tujuan kami hadir adalah membuka peluang yang luas dan menurunkan biaya logistik angkutan jalur darat dengan mengoptimalisasi penggunaan teknologi agar semakin efisien dan transparan,” ujarnya.

Nat sendiri mengaku, terkait ekspansi bisnis Deliveree ke Surabaya dan penambahan armada truk, pihaknya akan melakukan pendekatan juga kepada pengusaha-pengusaha truk eksisting yang membutuhkan aplikasi sebagai sarana mengefisiensikan bisnis angkutan truk.

Dia juga mengaku pihaknya sangat terbuka adalah melakukan kerja sama tidak hanya dengan perusahaan swasta tetapi juga perusahaan milik negara.

“Utamanya, aplikasi kami menyasar pemilik truk perseorangan, atau sopir truk, tetapi tidak menutup kemungkinan kami bisa memprovide perusahaan trucking, meskipun peluang itu juga tetap ada, tidak kami tutup,” imbuhnya.

Dia mengakui untuk melakukan ekspansi ke Indonesia, Filipina, dan Thailand, Deliveree mengantongi investasi sekitar US$2 juta. Dari nilai investasi untuk tiga negara tersebut, Nat menjelaskan ada tiga segmen pasar yang diprioritaskan oleh Deliveree yaitu perusahaan, UKM dan individual, semuanya memiliki porsi pangsa pasar yang sama yakni 33%.

Umumnya, industri atau perusahaan yang sering memakai jasa Deliveree untuk mengirimkan barang misalnya pengusaha UKM, katering, furniture, dan bakery.

Sementara itu, pelanggan individual biasa menggunakan Deliveree untuk angkutan barang saat pindahan rumah, apartemen, atau mengirim dokumen, dan bingkisan berukuran besar.

“Oleh sebab itu, kami bisa melayani bukan hanya individu tetapi umumnya melayani dari warehouse ke ritel,” tutur Nat.

Deliveree adalah perusahaan logistik berbasis aplikasi yang bisa menghubungkan antara pemilik armada angkutan barang dan customer. Deliveree berdiri pertama kali di Indonesia pada September 2015. Sebelumnya, perusahaan ini sudah berdiri di Thailand dan Filipina.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY