Stratup Andalin Menangkan Perhatian Par Mentor di Ideabox Keempat

0
210
ilustrasi barang (shutterstock.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Salah satu pemenang Ideabox batch keempat yang menarik perhatian para mentor lokal dan internasional adalah startup Andalin, yang fokus mengembangkan layanan di bidang logistik. Andalin menciptakan sebuah platform berbasis internet untuk memudahkan para Usaha Kecil Menengah (UKM) melakukan kegiatan impor dan ekspor.

Andalin bekerja sama dengan shipping agent dan juga warehouse di beberapa negara di luar negeri. Latar belakang membangun layanan logistik ini didorong fakta di lapangan bahwa Indonesia merupakan paling besar untuk ekspor dan impor, namun terbentur proses pengiriman yang sangat ribet. Menurut Rifki Pratomo, Chief Executive Officer Andalin, setidaknya perlu 12 step untuk melakukan proses impor atau ekspor. Dengan Andalin, kini proses pengiriman dari atau ke luar negeri bisa dipangkas menjadi empat step saja.

“Bila ingin import, pesan jasa di Andalin, misalkan dari China, kita akan kasih alamat gudang kita di China. Bila dia belanja di Alibaba kita urus shipping-nya sampai di bea cukai dan kita kasih tahu berapa biaya pajaknya. Begitu juga dengan ekspor. Pengguna tinggal kirim barangnya ke gudang kita lalu kita akan urus pengirimannya, misalkan mau ekspor ke AS, kita akan kirimkan sampai ke customer dia di US,” kata Rifki saat menjelaskan skema proses pengiriman di Andalin, di Jakarta, Senin (13/2/2017).

Beda Andalin dengan perusahaan pengiriman logistik lain semisal DHL, terletak pada jenis layanan dan kapasitas barang. Bila DHL termasuk jasa kurir, maka Andalin lebih kepada perusahaan kargo yang mematok ukuran berat minimum barang. Vendor rekanan Andalin kebanyakan perusahaan yang memang bergerak di bidang kargo lintas negara.

“Kurir fokus di pengiriman barang lebih kecil, contohnya 1-2kg. Tapi kita lebih ke kargo, jadi mungkin akan memakan waktu lebih lama sekitar tiga sampai empat hari,” kata pria yang bekerja dengan dua temannya untuk membesarkan nama Andalin.

Di tampilan aplikasi, UKM bisa memantau perjalanan barang mereka. Untuk setiap langkah, mereka akan dikasih informasi misalkan dokumen yang harus mereka submit. Di akhir September 2016, Andalin telah melakukan product testing untuk layanan impor dari AS, China, dan beberapa di Eropa. Selanjutnya, perusahaan bakal menjajal layanan untuk kirim barang ke luar negeri.

“Kita ingin membawa market international untuk usaha-usaha lokal di Indonesia. Jadi perusahaan-perusahaan lokal bisa ekspansi ke luar negeri tanpa harus mikirin ribetnya cross-border logistics,” tutur Rifki, seperti dilansir Selular.ID.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY