Supir Truk Dirampok di Tol Cikunir, 13 Ton Seng Lenyap

0
428

Bekasi – (suaracargo.com)

Sopir truk kembali menjadi sasaran perampok. Kali ini, seorang sopir truk dirampok kawanan berpistol di Tol Cikunir, Bekasi. Korban diikat dan ditutup matanya dengan lakban oleh perampok. Sementara itu, truk bermuatan 13 ton seng yang dikemudikannya, raib dibawa kabur para pelaku.

Kasubag Humas Polres Kota Bekasi AKP Siswo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. “Penyidik masih bekerja untuk mengidentifikasi pelaku dan melakukan pengejaran terhadap para pelakunya,” kata Siswo, hari Kamis (18/12/2014), sebagiamana dilansir detik.com.

Perampokan terjadi pada Senin (15/12) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, truk Fuso bernopol BE 9445 CO yang dikemudikan Dedy Sofyan (29) sedang melintas di Cikarang menuju Lampung. Truk itu lalu berhenti karena mengalami kempes ban. “Kemudian korban berhenti untuk mengganti ban,” kata Siswo.

Selepas itu, korban tiba-tiba dihampiri sebuah mobil Toyota Avanza. Salah seorang penumpang turun dan menghampirinya, berpura-pura menanyakan arah jalan ke Tanjung Priok. “Oleh korban ditunjukkan arahnya, namun tiba-tiba 3 orang turun dari mobil dan menyuruh korban masuk ke dalam mobil pelaku,” katanya.

Sambil ditodong senjata api, korban lalu digiring ke dalam mobil. Pelaku juga mengancam korban ‘kamu ikut saya, jangan macam-macam kamu. Kalau berontak nanti saya tembak’.

Karena takut, korban pun terpaksa menuruti perintah pelaku. Setelah berada di dalam mobil, korban langsung diikat dengan lakban di kedua tangan, mata dan mulutnya. Setelah itu, korban tidak mengetahui apa-apa hingga dirinya menyadari telah diturunkan di suatu tempat.

“Korban ditemukan oleh satpam kawasan industri Karawang pada Rabu (17/12),” katanya.

Oleh satpam, korban kemudian diantar ke tempat kejadian dan mencari kantor polisi terdekat. Selanjutnya, korban diantar tukang ojek ke Polsek Bekasi Selatan. Korban lalu diantar ke Polres Kota Bekasi. “Di TKP, truk berisi 30 ton seng sudah tidak ada, diduga diambil pelaku,” pungkasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here