Tahun 2015, Arus Peti Kemas di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Tumbuh Tipis

0
461
Kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Surabaya – (suaracargo.com)

Sepanjang tahun 2015, pertumbuhan arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, bergerak lebih lambat bila dibandingkan dengan realisasi tahun 2014.

Kepala Humas PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Edi Priyanto mengatakan pada bahwa pada tahun 2015 lalu arus peti kemas hanya tumbuh 0,5% secara year on year. Artinya pada 2015 volumenya 3,12 juta twenty-foot equivalent units (TEUs), sedangkan tahun 2014 volumenya 3,10 juta TEUs.

“Arus peti kemas pada tahun lalu setara dengan 2,61 juta boks sedangkan pada 2014 setara 2,60 juta boks,” ujar Edi dalam siaran pers, Rabu (6/1).

Edi menjelaskan bahwa problem ekonomi luar negeri; yakni kelesuan pertumbuhan ekonomi di Eropa, Amerika Utara, dan Afrika; menyebabkan volume permintaan berkurang sehingga pertumbuhan arus peti kemas menjadi tipis.

“Kondisi tersebut menyebabkan pengangkutan peti kemas permintaannya menurun, tidak hanya di negara-negara ini tetapi secara umum”, jelas Edi, seperti dilansir maritimedia.com.

Lebih lanjut Edi menjelaskan, meskipun merangkak, kinerja yang tetap bertumbuh menunjukkan pengangkutan peti kemas domestik Pelabuhan Tanjung Perak relatif baik.

Sejauh ini, jumlah peti kemas via Pelabuhan Tanjung Perak tetap didominasi peti kemas antarpulau atau peti kemas domestik. Peti kemas domestik mencapai hingga 59% volume yang ada dikomparasikan dengan peti kemas internasional.

“Peningkatan arus peti kemas domestik salah satunya disebabkan adanya peningkatan jumlah rute pelayaran peti kemas domestik. Ini terkait dengan pembukaan rute pelayaran ke wilayah timur,” sebut Edi.

Sebelumnya, Pelindo III membuka rute baru pada November 2015 dengan penerapan sistem windows yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Makassar.

Sistem tersebut memungkinkan kapal yang hendak masuk ke dua pelabuhan tersebut sudah punya jadwal pasti untuk bertambat dan bongkar muat. Untuk saat ini baru ada kapal rute Surabaya-Makasar dan Makasar-Surabaya.

Pelindo III rencananya akan menambah rute baru sistem windows yang terkoneksi dengan Pelabuhan Belawan yang dikelola Pelindo I, Pelabuhan Bitung yang dikelola Pelindo IV, dan Pelabuhan Tanjung Priok yang dikelola Pelindo II.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY