Tahun 2015, Pemerintah Prioritaskan Pembangunan KA Pelabuhan

0
394
ilustrasi kereta barang (kaskus/tribunnews.com)
ilustrasi kereta barang (kaskus/tribunnews.com)

Semarang – (suaracargo.com)

Pengembangan jalur KA yang menghubungkan Museum Ambarawa, sebuah kawasan wisata bersejarah yang juga merupakan sebuah stasiun kereta api, dengan Kota Semarang dan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kini menjadi prioritas Kementerian Perhubungan pada 2015.

Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Perkeretaapian Jateng Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Henri Siswanto mengatakan, dengan terhubungnya jalur kereta ke Pelabuhan, Kota Semarang diharapkan bisa kembali menjadi pusat perekonomian, seperti pada masa awal kereta api beroperasi di Indonesia.

“Tahap awal di tahun 2014 telah menyelesaikan pekerjaan reaktivasi jalur KA mulai Stasiun Kedungjati hingga Stasiun Tuntang,” ujarnya di Semarang, Senin (22/12/2014).

Sementara itu, reaktivasi jalur menuju Pelabuhan Tanjung Emas akan menjadi prioritas pada 2015. Rel kereta yang sudah puluhan tahun tidak beroperasi tersebut akan dihidupkan kembali. “Jalur yang dibuat sepanjang 3 km. Penyediaan lahan dilakukan Daop IV Semarang? untuk fisiknya dikerjakan Satker,” imbuhnya.

Mengingat jalur penghubung menuju pelabuhan sebagian tergenang banjir Rob, Satker akan menggunakan Teknologi Matras Bambu atau menggunakan Bambu sebagai lantai kerja. “Anggaran Fisik sekitar Rp120 Miliar,” tandas Henri, sebagaimana dilansir ekbis.sindonews.com.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here