Tata Kelola Pelabuhan akan Gunakan Sistem PTSP

0
210
Kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas (ilustrasi: industri.bisnis.com)
Kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas (ilustrasi: industri.bisnis.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Perbaikan tata kelola pelabuhan merupakan salah satu target penting pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Tata kelola ini diperbaiki agar impian untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia bisa terwujud.

Menko Bidang Kemaritiman, Indroyono Soesilo menjelaskan, perbaikan tata kelola pelabuhan dengan target menekan dwelling time sampai 4-5 hari ini akan mengadopsi proses perizinan yang telah diterapkan di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yaitu sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

“Target dwelling time 4-5 hari ini akan mengadopsi proses perizinan yang telah diterapkan di BKPM yaitu PTSP,” kata Indroyono dalam rapat koordinasi tentang pentingnya tata kelola di pelabuhan, di gedung BPPT II, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (2/3/2015).

Lebih lanjut, dia juga menuturkan rencana lokasi oprasional penerapan PTSP tersebut yaitu di Kemayoran yang akan melibatkan 16 Kementerian Lembaga dan National Single Window (NSW).

“Lokasi operasional sistem ini di Kemayoran, akan melibatkan 16 Kementerian Lembaga dan National Single Window,” tukasnya, sebagaimana dilansir metrotvnews.com

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY