Tekan Biaya Logistik, “Rumah Kita” Siap Hadir di Bumi Cendrawasih

0
199

Jakarta – (suaracargo.com)

Biaya kebutuhan pokok di Papua, dan Papua Barat cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Pasalnya, kebutuhan pokok ini didatangkan dari Surabaya sehingga membutuhan biaya logistik yang tinggi. Selain itu, kondisi alam di kedua provinsi itu juga membuat pengiriman barang menjadi lebih sulit yang berakibat beban logistik bertambah.

“Untuk memastikan harga dapat terjangkau, kami bangun ‘Rumah Kita’, yaitu rumah logistik,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya saat Diskusi Media “Visi Indonesia Sentris Pemerataan di Papua”, di Jakarta, Minggu (5/3/2017).

Rumah atau sentra logistik ini akan mendistribusikan secara bertahap barang-barang yang dibawa dari Surabaya. Tujuannya, agar harga tetap konstan dan tidak meningkat signifikan ketika diterima oleh konsumen.

Selain itu, fungsi “Rumah Kita” juga untuk mengumpulkan barang-barang yang bisa dibawa dari Papua, dan Papua Barat ke Indonesia bagian barat. “Banyak potensi di timur terutama ikan dan rumput laut. Kami mulai kumpulkan. BUMN dan swasta kami tugaskan untuk itu,” sebut Budi, seperti dilansir kompas.com.

“Rumah Kita” akan ditempatkan di Nias dan Mentawai dengan PT Pelindo I sebagai penanggung jawab. Lokasi selanjutnya, Natuna dan Tahuna dengan penanggung jawab PT Pelindo II. PT Pelindo III mendapat tanggung jawab untuk mengelola Rumah Kita di Dompu, Waingapu, Rote dan Kalabahi. Sementara PT Pelindo IV mengelola Rumah Kita di Sangatta.

Ada pun di Morotai, Saumlaki, Manokwari dan Timika, “Rumah Kita” dikelola PT Pelni. Terakhir, PT ASDP bertanggung jawab mengelola “Rumah Kita” di Merauke dan Namlea. Kemenhub memberi tugas kepada penanggung jawab untuk menyiapkan rencana kerja dan fasilitas yang dibutuhkan “Rumah Kita”.

Tugas kedua penanggung jawab adalah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah serta stakeholders terkait dengan kebutuhan barang dan pendistribusian barang di wilayah sekitar lokasi “Rumah Kita”.

Penulis : Arimbi Ramadhiani
Editor : M. Nahar

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY