Terhambat Perizinan, Dwell Time di Pelabuhan Tanjung Perak Masih Berkisar 5 Sampai 6 Hari

0
457
Suasana di Pelabuhan Tanjung Perak (id.wikipedia.org)

Jakarta – (suaracargo.com)

Waktu bongkar muat dari barang turun ke kapal sampai keluar pelabuhan (dwell time) untuk peti kemas atau barang impor di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur masih berkisar 5-6 hari.

Berdasarkan data PT Pelindo III (Persero), kontribusi terbesar penyebab lambatnya dwell time di pelabuhan itu ada di proses pre customs clearance atau terkait perizinan. Selama Bulan Januari-April 2016, pre customs berkontribusi 3-4 hari dari total angka dwell time di Pelabuhan Perak, tertinggi berada di Bulan Januari.

Kepala Humas Pelindo III, Edi Priyanto menjelaskan, di sisi pre customs, pada umumnya para importir belum mengurus izin-izin saat barang tiba di pelabuhan. Padahal, proses pre customs bisa lancar bila dokumen impor yang diperlukan telah diurus oleh importir jauh-jauh hari sebelum barang tiba di pelabuhan. Izin ini bukan dikeluarkan oleh Pelindo III sebagai operator, melainkan Kementerian/Lembaga seperti Kementerian Perdagangan.

“Pre clearance banyak (berkontribusi ke dwell time), umumnya importir enggan urus izin. Mereka urus izin saat barang datang. Padahal di pelabuhan ada izin online,” kata Edi kepada detikFinance, Minggu (29/5/2016).

Tak hanya itu, proses bongkar muat di Perak juga sedikit terhambat karena petugas dari unsur Karantina Kementerian Pertanian hingga Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan belum bisa standby 24 jam. Padahal, aktivitas di Pelabuhan Tanjung Perak berlangsung selama 24 jam non stop setiap hari tanpa hari libur. Pelindo III tidak bisa memindahkan barang tanpa adanya persetujuan dari pihak Kementerian/Lembaga yang berwenang untuk barang-barang impor seperti Karantina atau Bea Cukai.

“Mereka (layanan petugas Bea Cukai dan Karantina) nggak 24 jam. Kalau layanan terminal peti kemas (Pelindo III) 24 jam,” tambahnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here