Tiga Komoditas Kini akan Bisa Diekspor ke Hongkong dari Pelabuhan Balikpapan

0
254
ilustrasi pelabuhan (kaltim.prokal.co)

Samarinda – (suaracargo.com)

Jika tak ada kendala, ekspor perdana dari Pelabuhan Balikpapan akan dilakukan akhir Maret atau awal April, tahun ini. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim, Fuad Assadien, Jumat (2/3/2018).

Diketahui, Kaltim sudah memiliki pelabuhan ekspor sejak dua tahun lalu. Namun, berbagai kendala membuat komoditas dari provinsi ini belum bisa diekspor langsung dari Pelabuhan Balikpapan.

“Saya sudah bicara dengan KKT (Kaltim Kariangau Terminal, pengelola pelabuhan ekspor). Rencananya awal Maret ini sudah bisa. Hanya, karena ada suatu hal ditunda akhir Maret atau paling lambat awal April,” kata Fuad.

Ada tiga komoditas utama dari Bumi Etam yang akan diekspor ke Hongkong. Yakni rumput laut, playwood, dan udang.

“Yang siap tiga komoditas itu. Rencananya untuk perdana ini akan dibawa sebanyak 50 kontainer dengan tujuan Hongkong,” ungkap Fuad.

Fuad menuturkan, sejatinya masih banyak komoditas Kaltim yang siap diekspor langsung dari Balikpapan. Namun, kondisi ini terhambat lantaran masih banyak perusahaan yang masih berkontrak jangka panjang.

“Ya kontrak pengangkutan, penjualan, dan sebagainya dengan durasi jangka panjang. Nanti, kita yakin, jika kontrak mereka sudah berakhir, mereka akan ekspor lewat Balikpapan,” kata Fuad.

Sebagai pemain baru di bidang pelabuhan ekspor, Kaltim, lanjut Fuad masih perlu kerja keras untuk bisa bersaing dengan pelabuhan ekspor lainnya di Tanah Air.

“Contohnya Pelabuhan Surabaya. Kan mereka sudah lama sekali jadi pelabuhan ekspor. Kita masih harus kerja keras,” katanya lagi.

Fuad yakin, pelabuhan ekspor di Balikpapan bakal berjalan optimal. Terutama jika peraturan daerah (perda) larangan ekspor bahan mentah sawit sudah diberlakukan.

“Nah, di perda itukan dari 100 persen CPO (crude palm oil) yang diproduksi di Kaltim, hanya 30 persen yang boleh diekspor. Sisanya harus diolah lagi. Jadi, nanti akan banyak sekali pabrik turunan CPO yang hasil produksinya akan diekspor dari Balikpapan,” tutur Fuad, seperti dilansir tribunkaltim.com.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here