Tiga Pelabuhan Bitung Terancam Proyek Perluasan Peti Kemas

0
39

Bitung – (suaracargo.com)

Tiga pelabuhan di Bitung berpotensi hilang tergerus proyek perluasan Terminal Peti Kemas Bitung. Tiga pelabuhan itu adalah pelabuhan Ferry, pelabuhan tradisional Bitung Lembeh serta pelabuhan Angkatan Laut.

Kabar itu tak dibantah oleh GM PT Pelindo Persero IV cabang Bitung Ansyhari Amin. Tapi menurut dia, itu nanti terwujud 10 tahun depan.

“Itupun jika kapasitas pelabuhan Bitung mencapai 3 juta Teus pertahun, saat ini kapasitas pelabuhan ini baru 200 ribu Teus pertahun,” kata dia kepada Tribun Manado Rabu (2/11) siang di kantor Terminal Peti Kemas Bitung.

Untuk saat ini, ungkap dia, perluasan pelabuhan peti kemas Bitung seluas 5 hektar tidak mengganggu pelabuhan lain. Ia mengimbau masyarakat setempat untuk tidak merasa khawatir.

“Jangan dulu khawatir, karena itu rencana jangka panjang, bisa 10 tahun dari sekarang atau bahkan 20 tahun,” kata dia.

GM Pelindo Peti Kemas Herdianta menyatakan, pihaknya sementara melakukan perluasan pelabuhan peti kemas seluas 5 hektare serta pertambahan dermaga sepanjang 131 meter.

Menurut dia, perluasan itu adalah bagian dari pengembangan pelabuhan Bitung sebagai International Hub Port (IHP) sesuai arahan Presiden Jokowi.

“Ini tahap pertama, anggarannya 800 miliar dari APBN,” kata dia.

Sebut dia, proyek itu direncanakan selesai pertengahan tahun depan dan mulai akan digunakan pada tahun 2019. Herdianta menyatakan, perluasan diperlukan mencegah terminal makin padat.

“Kapasitas kini 300 ribu Teus pertahun, sekarang saja sudah 250 ribu, kita targetkan terminal nantinya bisa berkapasitas sebanyak 600 ribu Teus pertahun,” kata dia, seperti dilansir manado.tribunnews.com.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY