Tol Kunciran – Serpong Alami Kemajuan, Pengusaha Logistik Menaruh Harapan Besar

0
1233
Ilustrasi proyek infrastruktur (kompas.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pembangunan ruas jalan tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,2 kilometer (km) terus mengalami kemajuan. Kondisi ini sejalan dengan proses pembebasan lahan yang telah mencapai sekitar 85 persen dari yang dibutuhkan.

Sejumlah pengusaha memiliki harapan besar terhadap keberadaan jalan tol tersebut. Salah satu pihak yang berharap itu adalah Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kyatmaja Lookman yang menilai jalan tol tersebut sangat strategis untuk distribusi barang.

“Sebab banyak sekali pembangunan kota baru di wilayah yang berada di antara titik tujuan ruas tol tersebut. Selain yang telah ada dan terus dikembangkan seperti Karawaci, kemudian di Cikupa, juga ada kota Baru Maja,” ujar Kyatmaja Lookman, Senin (20/3/2017).

Kyatmaja memaparkan jika lalu-lintas padat maka proses distribusi barang akan tersendat alias tidak efisien, sebab kemacetan memicu terjadinya tambahan biaya.

“Aptrindo sangat mendukung adanya penambahan ruas tol baru. Ini artinya bisnis juga semakin efisien, kebutuhan masyarakat bisa dengan cepat dan kontinyu dipenuhi,” jelas Managing Director Lookman Djaja Group itu.

Pernyataan serupa juga diungkapkan Ketua Institut Transportasi Indonesia (Instrans), Darmaningtyas. Menurutnya, keberhasilan pembangunan jalan tol baru – termasuk ruas tol Kunciran – Serpong, merupakan langkah maju, bukan hanya bagi kelancaran mobilitas masyarakat tetapi juga bagi pembangunan wilayah.

“Di negara manapun, pembukaan akses suatu jalan akan berdampak pada membaiknya perkembangan dan pertumbuhan ekonomi. Makanya Jalan, terutama jalan tol, itu urat nadi perekonomian,” ungkapnya, seperti dilansir tribunnews.com.

Menurut Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia itu, penambahan jalan bisa menghemat ongkos bahan bakar. Jika tidak ada jalan tol, Darmaningtyas yakin bahwa biaya logistik jadi mahal.

“Jadi tol Kunciran-Serpong sangat penting, apalagi bagian dari JORR II,” kata Darmaningtyas.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here