Tol Laut Percepat Pemerataan Ekonomi Kata Sofyan Djalil

0
133
sofyan djalil. ©portdevco.com
sofyan djalil. ©portdevco.com

Jakarta – (suaracargo.com)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengklaim konektivitas di laut dapat mempercepat pemerataan ekonomi. Atas dasar itulah, Presiden Joko Widodo lebih memilih untuk membangun tol laut ketimbang Jembatan Selat Sunda.

“Kalau tol laut itu terjadi maka akan terjadi pemerataan. Barang antara timur dan barat akan lebih mudah aksesnya,” ujar Sofyan seusai bertemu pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Jakarta, Rabu (5/11), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Dia lalu mengilustrasikan bahwa harga semen di Papua saat ini mencapai Rp 1 juta per sak. Harga tersebut jauh lebih mahal ketimbang di Jawa yang hanya Rp 100 ribu per sak. Disparitas harga tersebut bisa diperkecil dengan merevitalisasi peran transportasi laut.

“Kalau bikin jalan berapa lama, berapa panjang itu high cost. Kalau bikin Jalan ke Aceh ke Lampung berapa mahal? Kalau buat pelabuhan satu di Aceh dan satu di Lampung itu akan selesai,” tuturnya.

Dia juga mengakui rencana pengembangan tol laut memang sudah terlambat. Namun itu lebih baik daripada tidak sama sekali. “Walaupun terlambat tapi kita bergerak on the right track,” pungkas dia.

Sekedar informasi, Tol Laut Jokowi serupa dengan konsep Pendulum Nusantara yang tercantum dalam Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) andalan pemerintahan sebelumnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY