Trafik Barang dan Penumpang di Pelabuhan Manado Turun 40 Persen

0
528
General Manager PT Pelindo V Cabang Manado Syarifuddin Hamma. (manadopostonline.com)

Manado — (suaracargo.com)

Traffic (lalu lintas) barang dan penumpang di Pelabuhan Manado mengalami penurunan sekira 40 persen. Hal tersebut diakui oleh General Manager PT Pelindo V Cabang Manado Syarifuddin Hamma.

Menurut Syarifuddin, penurunan ini disebabkan peningkatan operasional pesawat. Selain itu, jika sebelumnya kapal bongkar di Bitung baru ke Manado, tapi sekarang sudah ada tol laut. Kapal dari Jakarta, Surabaya, Makassar, lanjut ke Tahuna, Sangihe.

“Ini berjalan sudah hampir setahun. Ada juga pelabuhan dari Likupang langsung ke Sitaro, dan Melonguane. Amurang juga ada menuju ke Sitaro dan Palu,” imbuh Syarifuddin, sembari menuturkan, total ada 14 gabungan kapal barang dan penumpang.

Di sisi lain, Syarifuddin mengakui, pihaknya sudah mempersiapkan lalu lintas kapal angkutan jelang bulan puasa hingga Idul Fitri nanti.

Meski lonjakan penumpang tidak akan terjadi, namun sejumlah persiapan mempercantik Pelabuhan Manado, tengah diseriusi otoritas jasa pelabuhan, yakni PT Pelindo V Manado. Menyusul rampungnya tujuh terminal eks gudang peninggalan Belanda. “Sudah siap digunakan tujuh terminal ini. Tinggal menunggu momen tepat kita siap resmikan. Sejumlah fasilitas pendukung serta tata ruang sekitar area pelabuhan jadi agenda berikut,” sebut Syarifuddin, seperti dilansir manadopostonline.com.

Pengamat Ekonomi Robert Winerungan menyatakan, kelancaran konektivitas ini pasti memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat serta daerah. “Karena semua sudah terhubung. Akses makin gampang. Otomatis cost operasional makin ringan. Ini jadi modal positif bagi pertumbuhan industri dan usaha bagi masyarakat kepulauan,” tutupnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here