Triwulan III/2016, Arus Peti Kemas Pelabuhan Pelindo III Naik Tipis

0
368
Pelabuhan Tanjung Priok - Ilustrasi (industri.bisnis.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Realisasi jumlah arus peti kemas pelabuhan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) sampai dengan triwulan III/2016 tercatat sebanyak 3,37 juta TEUs atau 2,75 juta boks. Angka itu naik sebesar 6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015 yang tercatat 3,17 juta TEUs atau 2,59 juta boks.

Kondisi ekonomi dunia pada triwulan III memang masih belum stabil dengan tingkat pertumbuhan yang tidak merata. Meskipun demikian, hal itu nampaknya tidak terlalu berpengaruh secara signifikan terhadap arus peti kemas di beberapa pelabuhan kawasan Indonesia tengah dan timur yang dikelola Pelindo III.

Edi Priyanto, Kepala Humas Pelindo III, mengatakan arus peti kemas hingga triwulan III menunjukkan peningkatan 6%. Hal menunjukkan bahwa angkutan barang melalui transportasi laut menggunakan peti kemas masih menjadi primadona.

“Dari total arus peti kemas yang melalui pelabuhan yang dikelola Pelindo III tersebut, peti kemas domestik masih mendominasi dengan persentase mencapai 57% atau tercatat 1,91 juta TEUs,” ujarnya dalam siaran pers, yang dilansir bisnis.com, Rabu (9/11/2016).

Sementara itu, jumlah peti kemas internasional tercatat 43% dengan jumlah peti kemas sebanyak 1,45 juta TEUs. Pelindo III mengoperasikan sebelas pelabuhan pada tujuh provinsi yang digunakan untuk melayani kegiatan bongkar muat peti kemas.

Kesebelas pelabuhan tersebut di antaranya Pelabuhan Tanjung Perak, Tanjung Emas Semarang, Banjarmasin, Tenau Kupang, Benoa, Sampit, Kotabaru, Lembar, Kumai, Maumere dan Bima.

Edi merinci realisasi arus peti kemas sampai dengan triwulan III/2016 masih didominasi di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan catatan sebanyak 2,03 juta boks atau setara dengan 2,43 juta TEUs.

Setelah Pelabuhan Tanjung Perak disusul Terminal Petikemas Semarang di Pelabuhan Tanjung Emas dengan catatan sebanyak 286.163 boks atau setara dengan 455.885 TEU’s. Selanjutnya Pelabuhan Banjarmasin Kalimantan Selatan tercatat realisasi arus peti kemas sebanyak 261.975 boks atau setara 298.132 TEU’s.

Demikian juga dengan Pelabuhan yang berada di pulau Nusa Tenggara Timur (NTT), yaitu Pelabuhan Tenau Kupang mencatat peningkatan, pada tahun 2011 tercatat hanya 57.149 Teus meningkat menjadi 99.064 TEUs pada 2015.

Sampai dengan triwulan III/2016 ini telah terealisir 74.694 boks atau setara dengan 78.972 TEUs, angka itu dalam satuan TEUs menunjukkan peningkatan sebesar 15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 68.653 TEUs.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY