Truk Pengangkut Mahoni Terguling Masuk Jurang

0
535
Warga melihat truk muatan kayu gelondongan yang terguling, kemarin. Hingga kemarin, truk yang mengalami kecelakaan tunggal dan menewaskan satu penumpangnya pada selasa (11/11) malam belum juga dievakuasi.
Warga melihat truk muatan kayu gelondongan yang terguling, kemarin. Hingga kemarin, truk yang mengalami kecelakaan tunggal dan menewaskan satu penumpangnya pada selasa (11/11) malam belum juga dievakuasi.

Gunung Kidul – (suaracargo.com)

Sebuah truk pengangkut kayu mahoni yang sarat muatan mengalami kecelakaan di Tawang RT 03/01, Ngoro-Oro Patuk. Sedikitnya 11 penumpang dilaporkan mengalami luka-luka dan satu orang tewas dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB Selasa (11/11) malam. Informasi yang berhasil dihimpun KORAN SINDO YOGYA menyebutkan kejadian ini berawal ketika truk bernopol AB 8518 DD yang dikemudikan Sumardi, warga Klayar, Kedungpoh, Nglipar melaju dari arah Gebus, Padangan, Nglegi, Patuk.

Setiba di lokasi, truk masuk jalanan cor beton. Lantaran usai hujan, kondisi jalan di sana cukup licin. Sumardi diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dalam keadaan jalan turunan tajam. Truk kemudian tergelincir dan terguling ke jurang sedalam 5 meter. Seluruh penumpang yang berada di atas bak terbuka berteriak histeris. Mereka jatuh terpental bersama dengan gelondongan kayu.

“Dua korban dalam kondisi kritis dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, satu kabarnya meninggal,” ucap Suwar, salah satu warga yang ikut melakukan pertolongan kepada wartawan, kemarin. Sebanyak delapan korban akhirnya dilarikan ke RS Nur Rohmah, Bandung Playen, sedangkan empat korban lainnya di larikan ke RSUD Wonosari karena luka yang dialami cukup serius.

”Rata-rata korban terpental dari atas truk,” ucapnya. Kapolsek Patuk Kompol, Tri Pudjo Santoso, mengatakan bahwa insiden kecelakaan tunggal tersebut masih dalam penyelidikan petugas. “Seluruh korban sudah menjalani perawatan medis dan kita masih selidiki penyebabnya. Kemungkinan karena ja lan licin sehingga cengkeraman ban tidak maksimal,” ucapnya, sebagaimana dilansir koran-sindo.com.

Sementara sopir truk Sumardi, yang tidak mengalami luka-luka, mengaku kondisi jalan licin menjadi penyebab kecelakaan maut tersebut. Dia sudah beberapa kali melewati jalur corblok tersebut. ”Namun, tadi malam memang jalannya sangat licin,” ucapnya di Mapolres kemarin.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY