Tunggu Amdal, Pelabuhan Peti Kemas Gili Mas Siap Dibangun

0
340

Mataram – (suaracargo.com)

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Nusa Tenggara Barat (NTB), Agung Hartono mengatakan, pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Gili Mas yang terletak di Kabupaten Lombok Barat kini tinggal menunggu izin hasil analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). “Kalau izin amdal sudah keluar, baru kegiatan fisik bisa dilaksanakan,” kata Agung di Mataram, Selasa (2/6).

Kata dia, rencana pembangunan Pelabuhan Gili Mas yang berlokasi di sebelah barat Pelabuhan Lembar itu telah menjadi agenda khusus PT Pelindo III untuk bisa terbangun pada 2015. “Kalau yang terkait di luar amdal sudah tidak ada masalah, bahkan pemerintah provinsi sudah sejak awal merekomendasikan agar pembangunannya bisa dilaksanakan secepatnya,” jelasnya, sebagaimana dilansir beritasatu.com.

Meski begitu, jika izin amdal sudah keluar, kata Agung Hartono, belum bisa memastikan kapan pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Gili Mas tersebut bisa dimulai, mengingat kewenangannya ada di PT Pelindo III. “Jadi, kalau soal kapan mulai bangun kita tidak tahu, bisa saja bulan ini atau bulan depannya lagi, begitu juga dengan izin amdal bisa diberikan,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi NTB berharap pembangunan Pelabuhan Gili Mas di Kabupaten Lombok Barat bisa dimulai kontruksinya pada tahun 2015. Pasalnya, pembangunan Pelabuhan Gili Mas itu, tidak lain dalam rangka mendukung posisi NTB sebagai poros maritim dunia. Karena, kata dia, dengan pembangunan pelabuhan itu, diharapkan nantinya akan dapat menampung kapal-kapal pengangkut kontainer berukuran besar, termasuk kapal pesiar.

Kata dia, nantinya ukuran panjang dermaga Pelabuhan Gili Mas tersebut 1.250 meter, dengan kedalaman kolam labuh 18 meter, sehingga diharapkan dengan panjang dermaga dan kedalaman itu sudah bisa menampung kapal tanker dan kapal pesiar berukuran besar. Ia juga menambahkan, pembangunan Pelabuhan Gili Mas tersebut, tidak serta merta menggantikan Pelabuhan Lembar yang selama ini berfungsi sebagai pelabuhan penyeberangan Lembar-Padangbai, Provinsi Bali.

Melainkan, kata dia, pembangunan Pelabuhan Gili Mas itu hanya akan berfungsi untuk menampung kontainer dan kapal pesiar. Sebab, selama ini dermaga dan areal Pelabuhan Lembar tidak bisa disinggahi dengan kapal berukuran besar seperti kapal pesiar dan kapal tanker 200 DWT. PT Pelindo III merencanakan pembangunan Pelabuhan Gili Mas untuk melengkapi pelabuhan yang sudah ada saat ini, yakni Pelabuhan Lembar Lombok Barat.

Direncanakan pembangunan pelabuhan paling lambat sudah bisa direalisasikan pada 2015. Pembangunan Pelabuhan Gili Mas diperkirakan akan menelan biaya hingga Rp 600 miliar. Keseluruhan anggaran pembangunan tersebut dibiayai oleh PT Pelindo III.

Selain dapat menampung kapal angkutan barang, Pelabuhan Gili Mas juga bisa disandari kapal pesiar. Jika proses pembangunan diawali konstruksi pada 2015, maka pada 2017 terminal Gili Mas sudah bisa dioperasikan secara penuh, sehingga kendala yang selama ini dihadapi bisa diatasi.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here