Uji Coba Halal Hub di Pelabuhan Tanjung Priok Akan Dilakukan Januari 2016

0
391
ilustrasi pelabuhan di Makassar

Jakarta – (suaracargo.com)

Uji coba pengoperasian transhipment terminal untuk komoditi halal atau halal hub di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta akan dilakukan Indonesia Port Corporation (IPC) Logistic Services pada Januari 2016. Hal ini dikarenakan persiapan kebutuhan lahan dan fasilitas pendukung lainya seperti gudang untuk kegiatan tersebut telah selesai dikerjakan.

Komisaris Utama IPC Logistic Services, Toto Dirgantoro mengatakan kepastian pengoperasian halal hub di pelabuhan Priok tersebut. “Lahan yang digunakan untuk halal hub di Priok itu yakni dilahan eks dwipa manunggal kontena dan eks MKT,” ujar Toto Dirgantoro, Minggu (13/12).

Toto Dirgantoro mengatakan, setelah di pelabuhan Priok uji coba halal hub juga akan dilakukan di tiga pelabuhan utama lainnya yakni pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Belawan Medan dan Makassar. Toto juga menjelaskan sejumlah pelabuhan di Eropa dan Australia sudah memilik halal hub termasuk juga di Malaysia. Pasalnya, selama ini untuk produk konsumsi dan sejenisnya yang orientasi ekspor ke negara Timur Tengah telah mensyaratkan sertifikasi halal.

Untuk mendukung halal hub di pelabuhan utama Indonesia itu, IPC Logistic sudah menggandeng LPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam pengecekan komoditi yang masuk halal hub yang penanganannya sesuai dengana syari’ah Islam.

Bahkan IPC Logistic juga sudah berkordinasi dengan instansi terkait termasuk dengan Ditjen Bea dan Cukai untuk melaksanakan uji coba penanganan barang ekspor yang masuk ke lokasi halal hub di Pelabuhan Tanjung Priok. Toto Dirgantoro juga menambahkan, kegiatan di halal hub itu nantinya tidak hanya terhadap kontainer ekspor impor tetapi juga untuk kontainer antarpulau/domestik.

“Namun pada tahap awal ini kita akan fokus dulu pada komoditi ekspor sebab banyak ekspor kita yang tujuan Timur Tengah harus transhipment dulu di terminal halal Malaysia sebelum ekspor. Jika kita bisa lakukan disini maka bisa menghemat biaya logistik,” pungkas Toto Dirgantoro, seperti dilansir maritimedia.com.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here