Untuk Menunjang Operasional Pelabuhan, Swarangan Perlu Lahan 500 Hektare

0
328
Ilustrasi pembangunan pelabuhan (Antara/Fiqman Sunandar)
Ilustrasi pembangunan pelabuhan (Antara/Fiqman Sunandar)

Pelaihari – (suaracargo.com)

Untuk menunjang fasilitas bongkar muat, terminal peti kemas, dan fasilitas penunjang lainnya di Pelabuhan Laut Swarangan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, pengelola pelabuhan memerlukan lahan seluas 500 hektare.

“Untuk keperluan lahan pelabuhan laut seluas 500 hektare. Saat ini kita sudah menganggarkan pembebasan lahan tahap pertama seluas 100 hektare dengan anggaran Rp 32 miliar lebih,” kata Kepala Bidang Pelabuhan Laut Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, Kabupaten Tanah Laut, M Rakhmadi, di Pelaihari, Minggu (14/6).

Menurutnya, apabila pembebasan lahan tahap pertama rampung di tahun 2015, maka pembebsasan lahan tahap kedua seluas 100 hektare kembali dianggarkan pada ABPD Kabupaten Tanah Laut 2016.

“Saat ini untuk pembebeasan lahan seluas 100 hektare tahap pertama kita masih menunggu SK Gubernur Kalsel, apakah ditunjuk Biro Tata Pemerintahan Setdaprov Kalsel atau Bagian Tata pemerintahan Setdakab Tanah Laut,” ungkapnya, sebagaimana dilansir beritasatu.com.

Dijelaskannya, kalau SK Gubernur Kalsel tersebut menunjuk Tata Pemerintahan Setdakab Tanah Laut, maka pihaknya selaku dinas teknis siap melakukan pembebasan tersebut.

Lebih lanjut dia mengemukakan, apabila tahapan-tahapan pembebasan lahan berjalan dengan mulus, maka secara langsung pembangunan pelabuhan laut juga bis dikerjakan dengan cepat.

Diutarakannya, untuk pembangunan jalan rangka beton menuju laut diperkirakan panjangnya 500 meter, dan saat ini sudah dikerjakan sepangang 150 meter.

“Dari jumlah yang sudah dikerjakan itu, maka sisa jalan rangka beton menuju ke laut masih tersisa 350 meter,” terangnya.

Secara terpisah, Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah sangat mengharapkan pembangunan Pelabuhan Laut Swarangan di Kecamatan Jorong cepat teralisasi. Hal itu mengingat Kabupaten Tanah Laut masuk dalam kawasan strategis pembangunan nasional.

Diungkapkannya, masuknya Kabupaten Tanah Laut dalam kawasan strategis pembangunan nasional ditetapkan berdasarkan Intruksi Presiden (Inpres).

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here