Volume Bawaan Jamaah Haji Dibatasi, Pebisnis Kargo Dulang Untung Berlipat

0
126
ilustrasi cargo udara (kabarbisnis.com)

Madinah – (suaracargo.com)

Volume barang bawaan jamaah haji yang dibawa ke Tanah Air sekarang sudah dibatasi. Koper yang masuk bagasi beratnya maksimal 32 kilogram (kg) dan berat tas jinjing yang dibawa ke kabin hanya ditolerir 7 kg.

Oleh karena itu, jasa kargo menjadi jalan keluar bagi jamaah yang sudah membeli banyak buah tangan bagi keluarga, kerabat dan tetangga. Tak heran, pada musim haji banyak pebisnis kargo mendulang untung berlipat-lipat.

Mohsen Cargo Service adalah salah satunya. Tahun ini, perusahaan itu mencatat kenaikan 30% permintaan pengiriman kargo dari hari biasanya. Perusahaan ini diklaim sudah beroperasi selama 25 tahun.

“Kargo ini untuk mempermudah jamaah haji dalam pengiriman barang,” kata Misbahun Munir, karyawan Mohsen Cargo di lobi Hotel Lu’lu’at Mubarak 1, Madinah, Arab Saudi, Selasa (19/9/2017) waktu setempat.

Untuk tarif kargo berbeda-beda setiap kilogramnya. Tergantung daerah yang dituju. Dia mencontohkan, satu kilogram untuk tujuan Pulau Jawa tarifnya 10 riyal Arab Saudi. Sedangkan luar jawa perkilogramnya 14 riyal.

Dia menampik ada kenaikan tarif memanfaatkan momentum musim haji. “Sama saja tarifnya dengan biasanya. Namun khusus untuk tujuan Aceh dan Papua harganya beda, perkilogramnya 17 riyal,” sebut Munir. Berat minimal barang yang dikargokan adalah 20 kg. Di bawah berat itu tidak bisa.

Arifin, salah satu jamaah asal Tarakan, Kalimantan Utara, yang menggunakan jasa kargo mengatakan, dengan adanya jasa ini memudahkan jamaah mengirim oleh-oleh. Dia telah belanja banyak untuk dibagi-bagikan pada keluarga dan tetangga. Ada peci, sorban, kurma dan sajadah.

“Berat barang bawaan saya 15 kilogram, karena kurang dari 20 kilogram, saya gabung dengan jamaah lain yang satu alamat,” ujarnya, seperti dilansir sindonews.com.

Pantauan di lobi hotel saat pengemasan, barang yang dikargo dimasukkan ke dalam karung dan disusun rapi. Karung diikat kencang dan dikunci menggunakan tali barang dan tiap karung tertulis alamat dan berat barang.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY